Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Presiden Guinea-Bissau Harapkan Kerja Sama di Sektor Perikanan Dengan Indonesia

Kabar KBRI
08 Apr 2018
Presiden Guinea-Bissau Harapkan Kerja Sama di Sektor Perikanan Dengan Indonesia

hariansuara.com, Bissau -  Guinea-Bissau yang terletak di Afrika Barat ingin belajar dari Indonesia dalam mengelola hasil perikanan dan kelautannya.

“Indonesia merupakan negara panutan, dan Guinea-Bissau dapat banyak belajar dari Indonesia di bidang ini,” hal tersebut disampaikan Presiden José Mário Vaz kepada Dubes RI untuk Guinea-Bissau, Mansyur Pangeran, residen di Dakar, Senegal, dalam pertemuan tête-à-tête usai upacara penyerahan surat-surat kepercayaan di istana kepresidenan Guinea-Bissau,  Selasa, (3/4).

Dalam pertemuan tête-à-tête Presiden José Mário Vaz secara khusus meminta bantuan Dubes Mansyur untuk dapat menjembatani kerja sama antara Indonesia dan Guinea-Bissau di bidang perikanan dan kelautan.

Baca juga: Presiden Mali Ingin Tingkatkan Kerja Sama dengan Indonesia

“Presiden Vaz menilai Indonesia sudah memiliki teknologi perikanan dan kemaritiman yang sangat tinggi sehingga sangat mengharapkan ada kerja sama dan transfer teknologi dari para ahli di Indonesia ke masyarakat Guinea-Bissau”, kata Dubes Mansyur dalam keterangan tertulis yang diterima hariansuara.com.

Presiden José Mário Vaz juga menegaskan kerja sama di sektor perikanan akan menjadi prioritas hubungan kedua negara. Kepada Dubes Mansyur, Presiden Vaz telah memutuskan untuk berkunjung ke Indonesia tahun 2018 ini.

Presiden Vaz juga meminta bantuan Dubes Mansyur untuk mengajak para pengusaha Indonesia datang ke Guinea-Bissau untuk melakukan usaha dan berinvestasi di bidang lainnya seperti kacang mete yang sangat berlimpah di Guinea-Bissau. Presiden Vaz berjanji akan memberikan kemudahan-kemudahan fasilitas demi mendorong investasi dari Indonesia.

“Presiden Vaz juga menjelaskan bahwa kondisi keamanan di Guinea-Bissau saat ini sangat kondusif dan tidak pernah ada lagi tindakan kekerasan, pembunuhan ataupun pelanggaran HAM,” imbuh Dubes Mansyur.

Baca juga: Mali Siapkan Lahan 1 juta Hektar untuk Indonesia

Diakui oleh Presiden Vaz bahwa saat ini masih terjadi sedikit ketidaknyamanan situasi politik antar partai, namun diyakini dalam waktu dekat ini akan berakhir dan situasi politik akan menjadi stabil.

Dalam pertemuan tête-à-tête, Dubes Mansyur berkesempatan menyampaikan salam hangat dan persahabatan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kepada Presiden José Mário Vaz dan seluruh rakyat Guinea-Bissau disertai komitmen Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan hubungan bilateral di berbagai bidang dengan Pemerintah Guinea-Bissau. Dubes Mansyur menyampaikan ucapan terima kasih Pemerintah Indonesia kepada Presiden Vaz atas dukungan Pemerintah Guinea-Bissau pada pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020, serta dukungan-dukungan dan kerja sama lainnya di forum internasional seperti di Inter-Parliamentary Union (IPU) dan keanggotaan Indonesia di Dewan International Maritime Organization* (IMO) Kategori C periode 2016-2017.

“Indonesia selama ini memberikan bantuan teknik berupa pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi perwira menengah dan tinggi dari berbagai negara Afrika untuk peningkatan skill-nya di Sekolah Komando Angkatan Darat (Seskoad), Pendidikan Tinggi Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) dan Pelatihan Ketrampilan tentang "Combating Terrorism”.(*)

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X