Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Inspirasi

6 Fakta Kyla Christie Yang Muda, Berani dan Berprestasi

Inspirasi
11 Apr 2018
6 Fakta Kyla Christie Yang Muda, Berani dan Berprestasi

hariansuara.com, Jakarta - Anak muda Indonesia ini jika dilihat dari rekam jejaknya sepertinya bukan anak muda biasa. Ya!  saat umurnya masih belia,  Kyla Christie pernah memprakarsai  misi dan program bernama “Sing to Build Indonesia”, mendapat banyak piala World Championship of Performing Art beberapa tahun lalu di AS, punya album sendiri, manggung bareng David Foster. Bahkan baru-baru ini  dia diundang  untuk mengikuti Presidential Scholarship dari Babson College di negeri Paman Sam. Nah, berikut ini deretan fakta mendalam dari Kartini Zaman Now Kyla Christie. 

1. Sing to Build Indonesia

Umurnya masih 10 ketika hatinya perih menyaksikan tayangan korban bencanan tsunami di Mentawai yang menghanyutkan orang tua, anak-anak, rumah tinggal dan semua yang dimiliki, ditambah bersamaan waktu meletusnya gunung Merapi yang abu vulkaniknya menimpa para korban. 

Kyla bertanya pada ibunya, “Mama rumah mereka hanyut, dimana mereka akan tinggal?” Kyla merasa daripada hanyut dalam kesedihan dan kekuatiran, dia memutuskan untuk melakukan sesuatu mempergunakan bakat bernyanyinya untuk mengumpulkan dana membangun kembali rumah tinggal, rumah jahit, rumah buku, rumah seni, rumah nyanyi untuk korban tsunami. Program Sing to Build Indonesia berkolaborasi dengan Mentawai Summit, Habitat for Humanity Indonesia, dan kemudian diadopsi oleh Habitat for Humanity United Kingdom, berdampingan dengan program musisi Elton John.

2. Pernah Bernyanyi Bareng David Foster

Sing to Build Indonesia berkembang menjadi Sing to Build the World. Sampai sekarang Kyla sudah pernah tampil untuk World Bank Confrence, Give Back UNICEF, termasuk dua kali bernyanyi dan tampil spontan bernyanyi di panggung bersama di David Foster Concert.

3. Bawa Pulang 7 Piala World Championship of Performing Art (WCOPA)

Di usia 14 tahun, Kyla ikut dalam ajang World Championship of Performing Art semacam olimpiade bagi para seniman di Long Beach, California. Di Ajang ini Kyla behasil menggondol pulang 7 penghargaan di antaranya 5 medali emas di bidang vokal solo, termasuk diantaranya Industry Award yang marupakan penghargaan bergengsi dari para peiaku industri musik dan performing art dunia. 

4. Satu-satunya Yang Bermain Sasando di WCOPA

Bahkan Kyla di ajang itu tampil beryanyi sambil memainkan sasando (alat musik asal NTT) dan berhasil meraih medali emas untuk kategori  bemyanyi sambil memainkan alat musik melawan konstestan dunia lainnya yang bermain dengan piano, gitar dan alat musik lainnya.

“Saya ingin memperkenalkan Sasando Indonesia ke pentas dunia. Dari Indonesia ada Iho alat musik yang unik, indah dilihat dan didengar. Bersyukur setelah melewati tantangan yang Iuar biasa, berhasil meraih juara medali emas. Waktu bermain, juri hening  sekali, alat musik ini sungguh menggugah hati dan membuat kagum dunia."

5. Memprakarsai Jakarta Youth for Performimg Arts (JYPA)

Sekembalinya ke Indonesia, Kyla berkolaborasi  bersama sahabatnya memprakarsai dan mendirikan Jakarta Youth for Performimg Arts (JYPA)yang menjadi wadah bagi kawula muda yang berminat serta berbakat untuk berekspIorasi, berekspresi, berlatih, dan berkarya untuk menghasilkan pertunjukan seni yang berbobot dan  mendekati standar pertunjukan dunia. Melalui wadah ini banyak pemuda dan pemudi merasakan manfaat dan mampu menulis naskah, melatih, bernyanyi dan berakting, berkarya, bekerja keras dan bekerjasama  menghasilkan pertunjukan seni yang sukses menghibur.

6. Kuliah di jurusan entrepreneur di Sekolah Entrepreneur Terbaik 

Klya memilih kuliah ke jurusan entrepreneur di sekolah entrepreneur terbaik di dunia, Presidential Scholarship Babson College. Menurut US News & World Report, universitas entrepreneur ini nomor satu di kancah global selama 21 tahun berturut-turut mengungguli universitas lainnya di Amerika.

Prestasi akademis, karya bagi komunitas, semangat kepemimpinan dan entrepreneur, Kyla mendapat apresiasi berupa Presidential Scholarship dari Babson College, yang merupakaan universitas terbaik di bidang social entrepreneurship versi CNN Money dan majalah Forbes. Kyla diundang untuk mengikuti Presidential Scholar Weekend di Babson College, Boston, Amerika bersama penerima Presidential Scholar dari berbagai negara lainnya.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X