Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Kasus Aneh Pria Ini Tidak Bisa Sendawa Selama 34 Tahun

Internasional
21 Jun 2018
Kasus Aneh Pria Ini Tidak Bisa Sendawa Selama 34 Tahun

hariansuara.com, Jakarta - Seorang pria 34 tahun kehilangan kemampuan  bersendawa ketika dia masih bayi, karena kondisi yang sangat langka bahkan "penyakitnya" tidak memiliki nama.

Adalah Neil Ribbens, nama pria yang tidak dapat bersendawa untuk sebagian besar hidupnya. Ia tidak dapat melepaskan gas dari perutnya, yang menyebabkan rasa sakit luar biasa, cegukan parah dan kembung, terutama setelah mengkonsumsi makanan atau minum bersoda.

Neil tidak bisa sendawa sejak masih bayi. Setelah dewasa ia pun mencari pengobatan selama bertahun-tahun, berharap menemukan obat untuk kondisinya. Namun, sebagian besar dokter tidak pernah mendengar masalahnya dan beberapa bahkan tidak menganggapnya serius.

Neil ingat seorang dokter pernah menertawakan ketidakmampuannya bersendawa, sementara sebagian besar lainnya hanya merekomendasikan obat yang tidak efisien. 

Neil mengatakan harus menghindari pergi ke pub bersama teman-temannya sampai dia berusia 25 tahun karena dia tahu bir akan menyebabkan sakit. Makan dalam porsi besar juga tidak baik untuknya. 

Ketika penumpukan gas di perutnya sampai ke titik tertentu, itu akan memicu suara gemericik aneh dari dasar tenggorokan Neil, yang digambarkannya sebagai "suara teraneh yang pernah Anda dengar datang dari tubuh manusia". Ini diikuti oleh sesak di dadanya dan rasa asam di mulutnya. Kemudian kembung akan mulai dan kram.

Namun untungnya mimpi buruk Neil bisa berakhir ketika dia mencari pengobatan ke dokter yang tepat. Neil menemukan ahli bedah yang berbasis di Manchester, Yakubu Karagama, yang tidak hanya akrab dengan kondisinya tetapi juga memelopori pengobatan berbasis Botox.

Botox umumnya digunakan dalam bedah kosmetik, tetapi ketika disuntikkan ke otot, dapat menyebabkan penurunan kontraksi otot yang abnormal. Neil  disuntik di laringnya. Meskipun prosedurnya memakan biaya 3,000 poundsterling ( 4.000 dollar AS), dia mengklaim harga itu sepadan.

"Kata-kata tidak dapat menggambarkan betapa saya merasa lebih baik," kata Ribbens. 

Tidak seperti Botox kosmetik, yang harus disuntikkan secara teratur untuk mempertahankan efeknya, dalam kasus Neil, prosedur ini menyembuhkan kondisinya untuk selamanya. 

Dr. Karagama, salah satu dari sedikit ahli bedah di dunia yang menangani kondisi yang tidak biasa ini, mengatakan penderita sering diabaikan atau bahkan diejek, tetapi masalah mereka bukanlah masalah ketawa. Mereka sering harus menahan rasa sakit yang hebat yang dapat bertahan selama berjam-jam, sampai penumpukan gas di perut dihilangkan melalui 'pintu belakang'. (*)

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X