
hariansuara.com, Jakarta - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Ekonomi akan menggelar The 3rd Thee Kian Wie Lecture Series Pembangunan Infrastruktur di Indonesia: Evaluasi Tantangan dan Prospek pada Rabu, 25 April 2018 di Jakarta.
"Dr. Thee memiliki latar belakang keilmuan yang kuat di bidang sejarah ekonomi. Almarhum adalah peneliti yang sangat produktif dengan kepribadian yang murah hati, sederhana, disiplin, pekerja keras dan humoris. Inilah yang memberikan inspirasi bagi para peneliti dan akademisi hingga sekarang," kata Plt Kepala LIPI, Prof. Dr. Bambang Subiyanto dalam keterangan tertulis yang diterima hariansuara.com, Selasa, (24/4).
Bambang pun mengenang kembali salah satu pemikiran Dr. Thee yang menjadi inspirasi para ekonom Indonesia. Dia menuturkan, sesuai buku Pengembangan Kemampuan Teknologi Industri di Indonesia yang ditulis Almarhum pada 1997, dijelaskan Indonesia tidak dapat selalu mengandalkan tenaga kerja yang murah dan kekayaan alam saja, tetapi harus bisa mengembangkan kemampuan teknologi manufaktur Indonesia.
"Kajian beliau itu mendorong kita untuk menggali dan mengembangkan pemikiran beliau untuk memecahkan permasalahan bangsa saat ini. Salah satu hal terpenting yakni bagaimana kita bisa mendorong daya saing dan mengatasi kemiskinan dan ketimpangan, ujarnya.
Hasil kajian lainnya, Bambang menyebutkan bahwa pengalaman sejarah menunjukkan bahwa kekeliruan dalam melakukan tata kelola ekonomi yang baik akan berujung pada krisis multidimensi. Krisis ini pun telah mampu memporak-porandakan capaian pembangunan.
Sementara itu, Agus Eko Nugroho, Kepala Pusat Penelitian Ekonomi LIPI mengatakan bahwa pemikiran dan hasil kajian penelitian Dr. Thee relevan dengan tema lecture kali ini yang terkait pembangunan infrastruktur di Indonesia. “Pemerintah saat ini sedang berupaya meningkatkan daya saing ekonomi dan kita juga perlu belajar bagaimana agar serangkaian program infrastuktur berjalan baik dari hasil kajian Dr. Thee, ungkap Agus.
Agus menambahkan, penelitian yang telah dilakukan almarhum secara menyeluruh juga masih relevan dengan kondisi saat ini dan dapat dijadikan landasan penelitian lebih lanjut. Salah satu fokus penelitian ini adalah bagaimana Indonesia mampu meningkatkan daya saing dan perekonomian untuk menjadi negara maju, tutupnya.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU