Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Lifestyle

MUFFEST 2020 Peluang Tumbuhkan Industri Fashion Muslim Lokal dengan Konsep Sustainable

Fashion
29 Jan 2020
MUFFEST 2020 Peluang Tumbuhkan Industri Fashion Muslim Lokal dengan Konsep Sustainable

hariansuara.com, Jakarta - Sebagai negara dengan penduduk muslim terbanyak, Indonesia berpotensi menjadi pasar busana muslim terbesar di dunia. Bahkan tampil menjadi salah satu kiblat untuk tren busana muslim. Untuk itulah tahun 2020 ini, Indonesian Fashion Chamber menggandeng Dyandra Promosindo kembali menggelar Muslim Fashion Festival 2020 (MUFFEST) pada 20-23 Februari mendatang di Jakarta Convention Center.

Lebih besar ruangnya dan lebih meriah acaranya. Ada talkshow, seminar, dilengkapi dengan exhibition retail (B2C), serta menghadirkan Summer Albarcha, fashion influencer, dari New York. Di ajang yang mempertemukan para desainer busana muslim Indonesia dengan para buyer ini akan menampilkan rancangan desainer Ria Miranda, Nuniek Mawardi, Monika Jufry, Sofie, Barli Asmara, Ayu Dyah Andari, ETU, KAMI, Deden Siswanto, Ivan Gunawan, Rani Hatta, Irna Mutiara, Wignyo Rahadi, Lisa Fitria, Raegitazoro, Hannie Hananto, Itang Yunasz, dan juga para desainer baru. 

Yang menarik lagi, MUFFEST 2020 mengajak para partisipan untuk saling peduli atas keberlangsungan kehidupan, keselarasan lingkungan dengan mengusung produk recycle (daur ulang). Di dalamnya dikupas tentang konsep upcycling, recycling, redesign, zero waste dan lain-lain. 

“Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, kita seharusnya bisa menjadi pemain penting di industri pakaian muslim dunia. Kita memiliki potensi baik dari segi kualitas, kuantitas, inovasi, teknologi, tren dan lain-lain. Melalui MUFFEST kami berharap semua pemangku kepentingan industri fashion muslim bisa mendukung tujuan ini dan menjadikan Indonesia sebagai kiblat fashion muslim dan pameran fashion muslim dunia,” ujar Ali Charisma, National Chairman Indonesian Fashion Chamber pada koferensi pers di Jakarta Goodrich Suites, ARTOTEL Portfolio (27/01). 

Pertumbuhan konsumsi busana muslim di Indonesia terus bertumbuh sekitar 18 persen per tahun. Ini peluang bagi para pemain industri fashion untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal, bahkan bisa merambah ke pasar internasional. Pesatnya perkembangan ini sudah muncul pada MUFFEST tahun lalu. Untuk tahun ini ditargetkan akan menarik animo datang sebanyak 55.000 pengunjung serta mencatatkan transaksi melebihi perolehan sebelumnya sebesar Rp43 M. 

“Melihat antusiasme masyarakat yang demikian tinggi terhadap penyelenggaraan MUFFEST kami terus meningkatkan berbagai fasilitas pendukung demi kenyamanan pengunjung. Selain itu, tahun ini kami juga meningkatkan area pameran yang kami bagi menjadi beberapa zona untuk memudahkan pengunjung,” terang Apriani, General Manager Dyandra Promosindo. 

Di antaranya, menghadirkan gelaran pendukung Modest Young Designer Competition (MYDC) supported by Asia Pacific Rayon, ditujukan bagi desainer muda yang bertalenta di bidang fashion muslim. Dewan Juri telah menentukan 15 finalis MYDC 2020 yang akan memperebutkan gelar juara. Kompetisi lainnya, Wardah NEXT FACE MUFFEST 2020, diperuntukkan bagi para perempuan muda muslim yang inspiratif; serta Wardah Make Up & Hijab Do Competition 2020 untuk para make up enthusiast dan hijab stylist. (*)

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X