Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Lifestyle

Potret Jakarta dalam Koleksi Batik Betawi Kleurrijk de Batavia by Wignyo Rahadi

Fashion
12 Feb 2020
Potret Jakarta dalam Koleksi Batik Betawi Kleurrijk de Batavia by Wignyo Rahadi

hariansuara.com, Jakarta - Sepertidi semua wilayah Indonesia, batik Betawi memiliki ciri khas tersendiri, dari segi warna maupun motifnya. Seperti diwariskan dalam sejarah, batik Betawi menyerap beberapa kultur budaya, yaitu budaya Arab, India, Belanda, dan Cina. Kesemua itu tampil tertuang berupa warna yang cerah, motif klasik seperti Pucuk Rebung, Salakanagara, Rasamala, Nusa Kelapa, Bambu Kuning, Melati Gambir, dan Kembang Sepatu. 

Seiring perjalanan waktu, batik Betawi mengalami perkembangan, yaitu menjadi kontemporer motifnya. Sebut saja, motif yang terinspirasi dari ikon Jakarta, seperti ondel-ondel, Tugu Monas, Si Pitung, alat musik tanjidor, bajaj, dan lainnya. 

Dalam upaya menggaungkan Batik Betawi, Desainer Wignyo Rahadi mengangkat kreasi baru kain Batik Betawi dalam tema Kleurrijk de Batavia atau ‘Warna-warni Jakarta’ yang berbicara tentang keragaman kultur Betawi. Koleksi Wignyo berupa busana siap pakai, termasuk busana muslim. Desainer menggunakan batik tulis motif kontemporer karya pengrajin Batik Betawi binaan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi DKI Jakarta dan Dekranasda DKI Jakarta.

Pertama, kain batik motif kombinasi ikon Kota Jakarta dan kebudayaan Betawi seperti Ondel-ondel, Kembang Kelapa, Ornamen Gigi Balang, Baju Sadariah, Kebaya Kerancang, Kerak Telor, dan Bir Pletok karya Batik Elemwe. 

Kedua, kain batik dari Rumah Kebaya Milla House berupa batik motif aneka fauna Kupu-kupu dipadu Tumpal Pucuk Rebung yang dipercaya oleh masyarakat Betawi sebagai penolak bala. 

Ketiga, kain batik motif kontemporer Ondel-ondel dan motif klasik Daun Sirih kreasi Batik Gobang Jakarta. 

Keempat, kain batik motif Bebek Menari karya Batik Marunda yang merupakan kelompok pengrajin batik dari tiga rumah susun di Jakarta, yaitu Marunda, Rawabebek, dan Pesakih. 

Ragam Batik Betawi tersebut didominasi oleh warna klasik sogan yang berwarna dasar hitam dengan corak warna cerah, seperti putih, merah, oranye, ungu, dan biru. Kain batik tersebut dituangkan oleh Desainer Wignyo dalam varian desain, seperti blus, celana, dan dress. Dilengkapi pula dengan outer, seperti bolero, cape, dan cardigan

Sentuhan berbeda ditampilkan Desainer Wignyo berupa paduan kain Batik Betawi dengan tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) bercorak full bintik dan salur bintik. 

Koleksi Kleurrijk de Batavia by Wignyo Rahadi ini telah ditampilkan dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta pada akhir tahun lalu.(*) 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X