
hariansuara.com, Jakarta - Sinyal kompetisi Liga 1 akan dilanjutkan di tengah pandemi Corona pada Oktober 2020 direspons kontesten klub. Salah satunya klub kaya raya, Persib Bandung yang mengkritisi protokol kesehatan selama Liga 1 berlangsung.
Dokter tim Persib Bandung, Rafi Ghani, keberatan dengan salah satu poin dalam panduan protokol kesehatan saat penyelenggaraan kompetisi Liga 1.
Ia mengkritisi aturan setiap klub mesti wajib melakukan pemeriksaaan dengan metode rapid test atau tes cepat dalam deteksi virus Corona (Covid-19). Dia mengingatkan selama ini dalam dunia medis, rapid test hanya digunakan untuk mendeteksi anti bodi dalam tubuh. Bukan untuk hasil akhir atau keakuratan.
Dia menjelaskan persoalan ini karena salah satu pemain Persib asal Brasil Wander Luiz sempat positif terinfeksi Corona pada Maret 2020.Legiun asing itu saat ini sudah sembuh.
Namun, ia mengingatkan jika nanti Wander menjalani rapid test maka hasilnya reaktif virus Corona.
"Saya berpikir pada pemain Persib ini kan sudah terbentuk anti bodi. Jadi, kalau rapid test yang kita ketahui hanya untuk mengetahui anti bodi di dalam badan seseorang artinya sudah bisa dipastikan itu akan reaktif atau positif lagi," kata Rafi dalam keterangannya kepada wartawan yang dikutip pada Selasa, 30 Juni 2020.
Maka itu, ia berharap sebaiknya panduan diubah demi kebaikan semua pihak. Ia menyarankan baiknya metode yang diterapkan yaitu pemeriksaan dengan test swab atau Polymerase Chain Reaction (PCR).
Kata dia, rapid test belum bisa jadi acuan dalam hasil keakuratan tes Corona. Ia khawatir jika keliru nanti maka akan merugikan semua tim termasuk Persib Bandung.
Beda dengan PCR yang hasilnya sudah akurat dan bisa dipercaya. Ia mengatakan persoalan ini selanjutnya akan dikoordinasikan dengan tim dokter PSSI.
"Usulan saya untuk ini sudah saya kordinasikan dengan dokter PSSI yang membuat protokol kesehatan ini dan kemungkinan kita mau mengadakan pertemuan untuk membuat protokol kesehatan yang lebih baik," jelasnya. (*) roh/stm
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU