Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Inspirasi

Hakikat Kebahagiaan yang Harus Kita Raih

Motivasi
19 Aug 2018
Hakikat Kebahagiaan yang Harus Kita Raih

hariansuara.com, Jakarta - Kebahagiaan adalah idaman semua makhluk didunia ini, apalagi sebagai manusia pasti mendambakan kebahagiaan. 

Sesungguhnya, kebahagiaan bukanlah hal yang sulit dipahami dan termasuk tidak sulit diperoleh. Dengan berhasil melampiaskan dendam, misalnya menyakiti pihak yang dirasa menyakiti hatinya, ini sudah kebahagiaan. Dengan berhasil menuruti tuntutan nafsu keinginan duniawi, ini juga sudah kebahagiaan. 

Hanya saja, bagi segelintir orang yang punya kecermatan, kebahagiaan macam ini hanya berlangsung sekejap. Tidak setimpal dibandingkan derita dalam mengupayakannya atau memperjuangkannya serta menjadi cemas dan kecewa karenanya. Sifatnya panas. Semakin dituruti, semakin mengembang menjadi besar. Belum berhasil menggapai satu nafsu keinginan, tetapi sepuluh nafsu keinginan lain sudah menunggu untuk dituruti. Tiada henti, tak berujung hingga akhirnya sampai ajal mengusung.

Dengan mencermati ini, ternyata nafsu keinginan duniawi, upaya menuruti nafsu keinginan duniawi, maka kebahagiaan duniawi bukanlah kebahagiaan, melainkan itu adalah penderitaan.

Demikian inilah keberadaan kebahagiaan dari sisi yang lebih jeli dan cermat, serta langkanya orang bisa mencermati. 

Dan karena itu, dapat dikatakan bahwa sesungguhnya penderitaan pun bukan hal mudah dipahami. 

Kebahagiaan dan penderitaan adalah pasangan yang tidak terpisahkan, bagaikan dua sisi uang koin, dan merupakan kondisi kehidupan yaitu realita kehidupan. Oleh sebab itu kita harus memahami sebabnya penderitaan dan cara menuju akhir penderitaan.   

"Saya yakin semua orang pernah merasakan kebahagiaan walaupun hanya sesaat dan juga pernah merasakan penderitaan. Kita patut menjadi orang cermat guna memahami kebahagiaan maupun penderitaan serta penyebabnya. Inilah jalan utama untuk menggapai kebahagiaan lebih tinggi."kata Teng Hui, Motivator dan Inspirator.

"Kita tidak cukup menjadi orang cerdas dengan hanya berkemampuan memilah dan memilih kebahagiaan sejauh cakupan pilihannya yang berkisar pada kesenangan duniawi, tetapi kita harus mengetahui sebabnya serta cara menuju hidup bahagia."katanya.

Keinginan dan perjuangan untuk mendapatkan materi atau jasa demi mendapatkan atau tercapainya Kebahagaian adalah jenis kebahagiaan yang riskan berdampak penderitaan karena masih diikuti kotoran batin berupa nafsu keinginan yang merupakan akar dari keserakahan, kebencian, keakuan dan sebagainya. 

Teng Hui mengatakan, Kita harus menjadi orang yang bijaksana yang mampu memahami kehidupan yang terdiri dari 4 hal, yaitu:

1. Penderitaan. 
2. Sebab penderitaan, yaitu nafsu keinginan duniawi.
3. Akhir penderitaan, yaitu berakhirnya nafsu keinginan duniawi.
4. Cara mengakhiri penderitaan. 

Orang bijaksana membutuhkan kebutuhan hidup yang sederhana untuk merawat tubuh secukupnya sesuai dengan kebutuhan, bukan untuk sensasi kenikmatan duniawi. 

Konsekuensi dari pemahaman 4 hal di atas adalah upaya melepas atau menghancurkan kotoran batin dengan belajar dan berlatih dengan cara yang baik dan benar hingga keserakahan, kebencian, keakuan, dan sebagainya sirna tak tersisa.

Salah satu cara yang baik dan benar adalah bermeditasi untuk terus merenungkan kebaikan dan kebenaran serta realita kehidupan untuk menghancurkan kotoran batin. 

Dengan hancurnya kotoran batin,  penderitaan pun berakhir. Berakhirnya penderitaan inilah sejatinya kebahagiaan. Demikianlah Kebahagiaan murni yang harus kita perjuangkan bersama. (*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X