Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Inspirasi

Pentingnya Konsekuensi Patut Dipahami

Motivasi
11 Feb 2019
Pentingnya Konsekuensi Patut Dipahami

hariansuara.com, Jakarta - Konsekuensi adalah hal yang terjadi sebagai akibat dari peristiwa atau perbuatan terdahulu, bisa juga berarti persesuaian dengan yang sebelumnya.  Salah satu pemahaman penting tentang kehidupan adalah Konsekuensi.

Kita sebagai manusia yang berbekal unsur kebijaksanaan sudah sepatutnya memahami dengan baik dan benar serta realitanya.  Sebagian orang, bahkan sebagian besar, menganggap bahwa konsekuensi tidak ada, atau setidaknya belum tentu selalu ada.

Pandangan-pandangan subjektif terkait dengan pengalaman pribadi mereka memunculkan anggapan demikian ini, misalnya pengalaman seseorang yang mana merasa sudah berbuat baik dan benar, tapi masih saja mendapati sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan. Sudah dengan ketulusan ia mencintai seseorang, ternyata mengkhianatinya. Sudah dengan upaya yang baik dan maksimal untuk meraih cita-cita, masih saja mengalami kegagalan.  Sudah dengan tulus ikhlas ia menyampaikan nasihat, namun ditanggapi negatif, dianggap sok pintar. Sudah dengan segala kemampuan ia memberikan pertolongan, justru mendapat balasan keburukan. 

Atas anggapan ketidakadilan atau tidak adanya persesuaian dengan tindakan sebelumnya, pengalaman-pengalaman demikian itu cenderung menghancurkan niat baiknya.

Ia yang tidak berbekal wawasan cukup luas tentang kenyataan konsekuensi demikian ini akan merasa kecewa, marah, mengeluh, menyalahkan orang lain, jera berbuat baik, menyerah dengan keadaan. Lalu, hidupnya pun menjadi kian terpuruk dan mendapati kesulitan atas keputusannya itu. 

Orang bijak yang sudah mengetahui dan memahami tentang kehidupan, di antaranya konsekuensi, resiko dan realita kehidupan tetap teguh berprinsip bahwa segala bentuk kekecewaan-kegembiraan, penderitaan-kebahagiaan, dan kesulitan-kemudahan adalah konsekuensi, resiko kehidupan, dan merupakan realita kehidupan.

Ia juga menyadari bahwa semua kondisi bersebab setimpal dengan peristiwa atau perbuatan sebelumnya, terlepas perbuatan tersebut dalam cakupan pencermatannya ataupun tidak, dalam cakupan ingatannya ataupun tidak. Orang cerdas mau berinstrospeksi diri, mawas diri, tegar, melihat ke depan, menambah semangat, lalu bangkit kembali. 

Kesulitan dan kemudahan adalah konsekuensi hidup.  Konsekuensi ini tentu bukan takdir justru berbalik makna dengan takdir, yaitu konsekuensi merupakan sebatas keberlanjutan dari segala hal yang orang tersebut telah buat sendiri. Semoga kebijaksanaan senantiasa menyertai kita, dan lalu kita bisa menerima konsekuensi dari diri kita dan hidup dengan realitas.(*)

Teng Hui

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X