Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Inspirasi

Benarkah Kejemuan itu Penyakit? Ini Jawabannya

Motivasi
13 Mar 2019
Benarkah Kejemuan itu Penyakit? Ini Jawabannya

hariansuara.com, Jakarta - Di dunia ini terdapat banyak orang terserang kejemuan, baik kejemuan dalam pekerjaan hingga kejemuan terhadap keseluruhan bagian hidupnya. 

Kejemuan dapat berawal dari pekerjaan yang telah bersifat rutin, pekerjaan yang telah dapat dilakukan tanpa memerlukan kreativitas, atau melakukan pekerjaan yang tidak lagi memberikan kepuasan kerja.

Imbasnya, ia menjadi bekerja asal-asalan, tanpa semangat, tanpa gairah, bahkan merasakan pekerjaan itu sebagai beban pemberat baginya. 

Kejemuan tidak hanya mengakibatkan penurunan prestasi kerja, melainkan juga sebagai pemicu musibah dalam lingkungan tempat kerjanya, sebagaimana penyelidikan oleh para ahli psikologi bahwa kejemuan yang tak terpecahkan merupakan akar perilaku destruktif yang tak terduga-duga, baik dilakukan dengan sadar ataupun tidak sadar.

Suatu contoh, banyak pelaku produksi melakukan "sabotase" yang dimaklumi banyak orang sebagai keteledoran. Bentuknya dapat berupa kelalaian mengontrol sekering listrik yang mengakibatkan kebakaran atau meninggalkan obeng pada panel mobil sehingga mengakibatkan bunyi yang tak dapat ditemukan. 

Kejemuan yang parah juga dialami oleh Steve Job, pemuda putus sekolah menengah, yang pernah bekerja sebagai buruh perakit komponen elektronik. Ia tak lebih daripada orang lain yang mengalami frustrasi karena kejemuan.

Bedanya, ia bersikeras menangkal kejemuan itu dengan mengerahkan daya kreativitasnya hingga ia mampu menciptakan chips sebagai langkah awal dan menjadikan dirinya sebagai salah satu orang terkaya di dunia.  Ia pulalah pencipta Personal Komputer yang pertama di dunia. 

Jadi, benarkah kejemuan itu adalah penyakit?

Masalahnya ada di cara kita memandang. Jika kita menganggap kejemuan sebagai penyakit yang melumpuhkan, ia akan menjadi seperti yang kita anggap. 

Steve Job, Thomas A. Edison, dan sejumlah kreator lainnya di dunia ini memandang kejemuan sebagai isyarat bahwa kemajuan sedang menantinya.

Kejemuan adalah suatu isyarat bahwa Anda harus berubah. Kejemuan adalah isyarat bahwa Anda perlu mengerahkan daya kreativitas Anda. Anda bebas memilih, antara mengeluh dan membiarkan kejemuan menggerogoti Anda atau berkreasi yang memberikan Anda kepuasan. 

Bisa jadi hal yang Anda lakukan sekarang sudah baik dan benar, tetapi kejemuan jugalah yang akan menjadikannya benar atau salah. 

Kejemuan adalah isyarat akan perlunya kreativitas, dan proses perubahan yang terus-menerus adalah faktor alamiah pembentuknya.

Teng Hui

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X