Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Inspirasi

Mengejar Bayang-bayang Kebahagiaan

Motivasi
06 Oct 2019
Mengejar Bayang-bayang Kebahagiaan

hariansuara.com, Jakarta - Waktu kecil, aku beranggapan akan berbahagia kalau bisa bersekolah. 

Setelah lulus sekolah, aku beranggapan akan berbahagia kalau bisa bekerja, mendapat kekayaan. 

Setelah kekayaan kudapat, aku beranggapan akan berbahagia kalau bisa membangun sebuah keluarga. 

Setelah berkeluarga, aku beranggapan akan berbahagia kalau bisa mempunyai anak, putra putri. 

Setelah punya anak, aku beranggapan akan berbahagia kalau anakku bisa bersekolah. 

Setelah anakku lulus sekolah, aku beranggapan akan berbahagia kalau anakku bisa hidup mapan. 

Setelah anakku hidup mapan, aku beranggapan akan berbahagia kalau anakku bisa mendapat jodoh pasangan. 

Setelah anakku berkeluarga, aku beranggap akan berbahagia kalau bisa mendapat cucu. 

Setelah begini, setelah begitu, dan setelah apa yang lain lagi kucapai, aku beranggap akan bisa bahagia.

Tanpa terasa, waktu terus berlalu, umur kian mengarah ke uzur, ambang ketuaan, penyakit, dan kematian telah berada di depan mata. 

Kapankah lalu pengharapan bahagia menjadi kenyataan yang bisa kurasakan?

Bayang-bayang masa depan mengaburkan, menelan kehidupan dengan liputan tipuan, berwarnakan kesengsaraan.

Kedamaian dan Kebahagiaan Sejati adalah lenyapnya penderitaan, dengan jalan melenyapkan Nafsu Keinginan. 

 

Teng Hui, Motivator dan Inspirator

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X