Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Inspirasi

Cara Memahami Soal Cobaan (Ujian) Dalam Hidup

Motivasi
15 Jan 2020
Cara Memahami Soal Cobaan (Ujian) Dalam Hidup

hariansuara.com, Jakarta - Dalam kehidupan, setiap orang pasti pernah mendapat musibah maupun berkah.Di sini perlu dimengerti sebelumnya, bahwa berkah dan musibah adalah sebagai konsekuensi dari apapun penyebabnya.

Semua orang tidak berharap ditimpa musibah, akan tetapi tidak ada yang bebas dari musibah. Musibah pun bisa datang kapan saja.

Banyak bukti nyata bahwa musibah bersumber dari perbuatan buruk/jahat yang dilakukan oleh diri sendiri.

Jika kita seorang pecandu narkoba, contohnya, ada dua kemungkinan besar terjadi pada kita, yaitu ditangkap polisi atau kesehatan kita hancur oleh narkoba.

Sering dari kejadian semacam, kita lalu membodohi diri sendiri dan orang lain dengan berdalih bahwa kejadian ditangkap polisi atau hancurnya kesehatan itu adalah cobaan.

Hati kecil kita sesungguhnya memberitahu diri sendiri bahwa kejadian ditangkap atau hancurnya kesehatan itu bukan cobaan, melainkan musibah. Itu hanyalah sebuah konsekuensi. Jika mau membicarakan soal cobaan pada kasus ini, betul ada cobaan di sana, yaitu pada saat-saat kita dihadapkan pada narkoba, mau mengkonsumsinya ataukah tidak. Itulah cobaan atau ujiannya.

Di situlah letak lulus atau gagalnya kita dalam ujian, lulus atau gagalnya mendapat cobaan.

Di sisi lain, berkah menjadi harapan semua orang, akan tetapi tidak setiap saat berkah itu datang sebagaimana diharap. Sebaliknya, tanpa diharap, berkah justru datang.

Banyak bukti nyata bahwa berkah bersumber dari perbuatan kebaikan/kebajikan yang dilakukan oleh diri sendiri. Saat masih sekolah SMP kita sering membantu Si A teman kita yang ingin membonceng motor kita untuk ke sekolah, misalnya, si A yang sekarang ini telah menjadi dokter terkenal di suatu rumah sakit besar akan bersenang membantu kita yang kebetulan kita jatuh sakit dan tidak punya dana berobat.  Itulah berkah kita, tapi itu bukan datang tanpa sebab.

Kita mungkin telah melupakan banyak perbuatan baik kita kepada orang lain, tapi penerima kebaikan masih segar ingatannya atas kebaikan itu.

Pada saat melakukan perbuatan baik atau buruk itulah cobaan atau ujian, memutuskan untuk melakukan ataukah tidak. Buah dari perbuatan buruk atau baik adalah musibah atau berkah.

Teng Hui, Motivator

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X