Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

KY Persilahkan Publik Ajukan Laporan Soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim

Nasional
11 Jul 2019
KY Persilahkan Publik Ajukan Laporan Soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim

hariansuara.com, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) membuat putusan yang menarik perhatian publik. Di antaranya, MA menolak permohonan peninjauan kembali (PK) Baiq Nuril pada Jumat (5/7/2019). MA juga memutus bebas terdakwa kasus korupsi penerbitan Surat keterangan lunas BLBI Syafruddin Arsyad Temanggung, Selasa (9/7/2019).

"Komisi Yudisial (KY) menyadari bahwa hal itu tentu menimbulkan polemik bagi publik. KY menghormati independensi hakim yang telah memutus berdasarkan fakta-fakta hukum yang ada," kata Jaja Ahmad Jayus, Ketua Komisi Yudisial, dalam siaran persnya, kemarin. 

Jayus mengatakan,  KY juga meminta semua pihak agar menghormati putusan hakim, baik kasus Baiq Nuril ataupun Syafruddin. Sesuai ketentuan undang-undang, KY tidak diperbolehkan untuk menilai salah benarnya putusan hakim, baik di tingkat pertama, banding, kasasi, hingga PK. Putusan yang dibuat hakim merupakan independensi dari majelis hakim. 

KY diberikan amanat untuk menerima laporan dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) dari masyarakat. KY mempersilakan apabila publik ingin mengajukan laporan ke KY terkait dugaan pelanggaran kode etik hakim, bukan terkait pertimbangan hakim di dalam putusannya. 

Nantinya, apabila ditemukan indikasi pelanggaran kode etik hakim, KY akan menindaklanjuti laporan tersebut dan memberikan sanksi kepada hakim. Hingga rilis ini dibuat, KY belum menerima laporan terkait dugaan pelanggaran kode etik hakim di dalam kedua kasus tersebut.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X