Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Kabar Gembira Jember PPKM Level 1, Tapi Prokes dan Vaksinasi Tak Boleh Kendor

Politik & Pemerintahan
14 Sep 2021
Kabar Gembira Jember PPKM Level 1, Tapi Prokes dan Vaksinasi Tak Boleh Kendor

hariansuaracom, Jember - Kabar gembira datang dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terkait Covid-19. 

Dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) periode 7-13 September 2021 di Jawa Timur, Jember salah satu dari 6 Kabupaten/Kota yang berada di Level 1 atau Zona Hijau. 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melalui akun IG pribadinya @khofifah.ip pun mengucapkan rasa syukurnya dengan perbaikan kondisi Jawa Timur terkait Covid-19:

“Alhamdulillah, asesmen Covid-19 Level 1 di Jatim bertambah menjadi 6 daerah, Level 2 tercatat 19 daerah dan Level 3 tercatat 13 daerah. Mohon semakin disiplin jaga protkes. Salam sehat semangat dan guyub rukun.”

Pencapaian menggembirakan terkait penanganan Covid-19 ini, disampaikan Bupati Jember Hendy Siswanto, sebagai hasil partisipasi dan kerjasama seluruh masyarakat Jember. 

“Terima kasih masyarakat Jember,” itulah pernyataan spontan Bupati Hendy atas kesadaran masyarakat mewujudkan Jember yang sehat dan bebas dari Covid-19.

Namun, membaiknya situasi Covid-19 di Jember, senada dengan pesan Gubernur Khofifah, Bupati Hendy mengingatkan pentingnya implementasi protokol kesehatan. Pemerintah akan menerapkan perubahan terkait aturan aktivitas masyarakat di Level 1, tetapi tetap menjaga prokes yang ketat,” ujar Bupati Jember Hendy Siswanto. 

Kiat membawa Jember sehat, Bupati Hendy juga melakukan gerakan serbu vaksinaesi Covid-19. Kolaborasi dengan banyak pihak dilakukan untuk menghadirkan pelayanan vaksinasi bagi masyarakat Jember.

Presiden Joko Widodo: Transisi dari Pandemi ke Endemi

Presiden RI Joko Widodo di banyak kesempatan menyampaikan, penerapan ketat protokol kesehatan dan vaksinasi masih merupakan cara yang terbaik dalam melindungi diri dari penyebaran Covid-19.

“Kita harus siap hidup berdampingan dengan virus tersebut. Mulai menyiapkan proses transisi dari pandemi ke endemi. Tidak boleh ada euforia berlebihan, karena Covid-19 masih ada dan selalu mengintip dan menunggu kelengahan kita. Protokol kesehatan harus terus dilakukan,” tegas Presiden melalui @jokowi.

Ada kiat bagus temuan Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke daerah-daerah, dan ini laiknya bisa ditiru di wilayah lainnya. Jadi, pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara jemput bola. Artinya, petugas mendatangi masyarakat untuk diberikan vaksin di rumahnya masing-masing. 

Pelayanan vaksin secara pintu ke pintu (door to door) ini dinilai cukup efektif.  Dalam satu hari, 8.000 warga tervaksinasi dengan baik. Semakin luas jangkauan vaksinasi diterima masyarakat, maka herd immunity bisa lebih cepat terwujud. (*) Fudholi/Prabu         Foto: @jokowi, @khofifah.ip, Pemkab Jember

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X