Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Pilkada Digelar Desember 2020, KPU Minta Tambahan Anggaran untuk APD

Politik
28 May 2020
Pilkada Digelar Desember 2020, KPU Minta Tambahan Anggaran untuk APD

hariansuara.com, Jakarta - DPR dan Pemerintah sepakat untuk tetap menggelar Pilkada 2020 pada 9 Desember 2020. Ketua KPU, Arief Budiman menyampaikan jika pilkada digelar Desember 2020 dan masih pandemi Corona maka ada permintaan khusus dari pihaknya.

Arief menyampaikan salah satunya protokol kesehatan di Pilkada 2020 tetap jadi prioritas. Menurutnya, untuk mendukung itu maka petugas penyelenggara setidaknya mesti dibekali alat pelindung diri atau APD sesuai protokol kesehatan,

KPU, kata dia, ingin mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp535,9 miliar. Proyeksi anggaran tambahan ini untuk penggunaan APD.

"Tambahan anggaran untuk kebutuhan logistik APD sebesar Rp535,9 miliar," kata Ketua KPU Arief Budiman dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual di Jakarta, Rabu 27 Mei 2020.

Pun, ia menyebut tambahan anggaran nanti juga untuk pembelian masker bagi pemilih. Angka yang diperkirakan sebanyak 105 juta pemilih dengan anggaran sebesar Rp263,4 miliar.

Begitupun untuk alat kesehatan bagi petugas di TPS dan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) sebesar Rp259,2 miliar.

"Untuk alat kesehatan bagi Panitia Pemungutan Suara (PPS) sebesar Rp10,5 miliar, dan untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sebesar Rp2,1 miliar," ujarnya

Kemudian, Arief menambahkan pentingnya penyediaan APD di Tempat Pemungutan Suara (TPS) seperti masker, baju pelindung diri, sarung tangan, pelindung wajah. Lalu, ketersediaan tong air, sabun cuci tangan, pembersih tangan, tisu dan cairan disinfektan.

Selain anggaran, Arief menyampaikan update jumlah kasus Corona di daerah juga menjadi salah satu kendala. Setidaknya ada tiga sekretariat KPU di daerah yang positif terinfeksi virus tersebut.

"Jadi, penambahan TPS dalam rangka physical distancing rasa-rasanya sulit dilakukan," ujarnya.

Pilkada 2020 diproyeksikan ada 270 daerah yang akan melaksanakan pemilihan umum untuk memilih calon kepala daerahnya.

Dari 270 itu dirincikan 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Awalnya Pilkada 2020 digelar pada 23 September 2020. Namun, karena pandemi Coronna diundur menjadi 9 Desember 2020.(*) mel/umi

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X