Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Usul Revsi UU Pemilu, KPU Mau Sistem Perhitungan e-Rekap

Politik
07 Jul 2020
Usul Revsi UU Pemilu, KPU Mau Sistem Perhitungan e-Rekap

hariansuara.com, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengajukan penerapan sistem teknologi rekapitulasi suara atau e-rekap. Sistem ini diharapkan bisa jadi inovasi dalam perhelatan Pilkada 2020 di tengah pandemi Corona Covid-19.

Ketua KPU, Arief Budiman menyampaikan meski dengan e-rekap namun dalam pemungutan suara di Pilkada 2020 akan digelar secara manual.

“Kita jangan menghilangkan kultur pemungutan suara, itu (pemungutan suara) tetap dilaksanakan manual," ujar Arief dalam diskusi daring yang digelar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang dikutip hariansuara, Selasa, 7 Juli 2020.

Dia menjelaskan nanti mekanisme usai pemungutan suara. Dalam perhitungan di tempat pemungutan suara atau TPS akan tetap dilakukan.

"Kalau mekanismenya kan tetap seperti pemungutan suara dihitung dan semua orang menyaksikan di TPS. Ini kan jadi ciri khas Indonesia dalam melakukan pemilihan untuk hak pilihnya. Lalu, saat proses perekapan, baru menggunakan teknologi informasi,” jelas Arief.

Terkait itu, Arief bilang KPU siap mendorong revisi UU Pemilu demi menuangkan aturan tentang e-rekap. Ia bilang dengan e-rekap bisa memdahkan pengitungan waktu sehingga lebih hemat. 

Kata dia, bila sebelumnya karena memakai manual sehingga membutuhkan waktu hingga puluhan hari. Namun, jika denggan e-rekap maka hasil perhitungan bisa lebih cepat.

Dia juga menyinggung manfaat lain dengan e-rekap yaitu hemat dalam anggaran kertas pencoblosan.

Menurutnya, jika bisa diterapkan di Pilkada 2020 maka akan jadi terobosan untuk pemilu selanjutnya. Namun, jika Pilkada 2020 belum, diharapkan Pemilu 2024 jadi model pemberlakuan sistem ini. 

"Mudah-mudahan ketika revisi undang-undang ini dilakukan termasuk untuk Pemilu 2024, e-rekap ditetapkan menjadi hasil pemilu resmi," ujarnya. (*) ras/lia

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X