Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Bak Anak kepada Ayahnya, Warga Tegal Besar Keluhkan pada Haji Hendy Soal Infrastruktur dan Langkanya Lapangan Kerja

Politik
29 Sep 2020
Bak Anak kepada Ayahnya, Warga Tegal Besar Keluhkan pada Haji Hendy Soal Infrastruktur dan Langkanya Lapangan Kerja

hariansuara.com, Jember – Komit terhadap keberadaan masyarakat Jember, calon bupati Jember nomor urut dua (2) Hendy Siswanto mengunjungi mereka. Tercatat, Minggu (27/9/2020), ia menemui warga Tegal Besar, Kec. Kaliwates. Mereka pun menerima kehadirannya secara terbuka. Bahkan dalam suasana kekeluargaan seperti anak kepada ayahnya, warga curhat tentang kesulitan yang mereka hadapi akibat infrastruktur jalan yang rusak, serta minimnya lapangan kerja. 

Yuyun, salah satu warga, merasa sangat dirugikan akibat buruknya infrastruktur jalan. Terlbeih di daerah pedesaan, masih banyak jalan yang rusak dan belum tersentuh aspal. Kondisi ini, katanya, sangat menyusahkan bagi mereka dalam menjalani aktivitas keseharian maupun mencari nafkah. 

Bisa dibayangkan betapa berat kondisinya bila tiba musim hujan. Jalan-jalan jadi licin dan sulit dilalui akibat genangan air. Bukan tidak mungkin bisa membahayakan keselamatan para pengguna jalan yang melaluinya.

 

“Persoalan infrastruktur di desa masih banyak akses jalan yang buruk. Itu sangat merugikan masyarakat desa, karena menghambat perekonomian masyarakat desa,” ujarnya.

 

Ia menambahkan bahwa di Jember jumlah pengangguran sangat banyak. Untuk itu, ia berharap bupati selanjutnya bisa menciptakan lapangan kerja yang banyak. Dengan berpenghasilan, maka masyarakat dapat meningkatkan taraf hidupnya dan bisa menikmati rasanya sejahtera.

 

“Saya berharap Haji Hendy bisa membuka lapangan kerja yang banyak. Karena Haji Hendy memiliki pengalaman sebagai pengusaha,” imbuhnya.

 

Mendengar curhat warga, Haji Hendy prihatin sekali. Ia juga menyaksikan sendiri saat blusukan ke desa-desa, betapa buruknya infrastruktur dan para pemuda usia produktif yang menganggur. Kesemua itu, hematnya, terjadi akibat buruknya penyelenggaraan roda pemerintahan di Jember.

“Tujuan saya dan Gus Firjaun maju pilkada adalah untuk membenahi Jember. Salah satunya, mengembalikan semua hak warga masyarakat sesuai dengan tata aturan yang berlaku. Selama ini banyak aturan yang ditabrak sehingga Menteri Dalam Negeri dan Gubernur Jawa Timur melayangkan sanksi kepada Bupati Jember,” tuturnya.

Menurut Hendy lagi, pengusaha yang telah berpuluh tahun mengabdi sebagai birokrat di Kementerian Perhubungan, tahu persis betapa infrastruktur jalan di pedesaan sangatlah penting. Selain sebagai sarana mendistribusikan barang, jalan ini meruapakan akses bagi masyarakat berlalu lintas. 

“Untuk menghidupkan perekonomian di desa-desa, pertama yang harus dilakukan adalah membangun infrastruktur jalan yang bagus. Jalan itu akan menjadi akses distribusi barang, hasil produk pertanian, dan lalu lintas masyarakat. Dengan demikian perekonomian berjalan, dan secara beriringan maka lapangan kerja juga bertambah,” jelas Haji Hendy. 

Tangan-tangan warga masyarakat pun tertengadah, tulus memanjatkan doa untuk kemenangan H Hendy Siswanto-Gus Firjaun, Cabup-Cawabup Jember dengan nomor urut 2. Mereka memohon kepada Ilahi, calon pasangan Kepala Daerah 2021-2024 ini terpilih dan segera memulihkan Kabupaten Jember dari ketertinggalan dan keterpurukan. (*) mae/mel   Foto: HSC

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X