Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Belum Dilantik, Bupati-Wabup Sudah Siap Rentangkan Jalan di Seluruh Jember dalam 6 Bulan

Politik
21 Dec 2020
Belum Dilantik, Bupati-Wabup Sudah Siap Rentangkan Jalan di Seluruh Jember dalam 6 Bulan

hariansuara.com, Jember - Ketua Komisi Pemilihan Umum, Muhammad Syai’in mengumumkan secara resmi kemenangan H Hendy Siswanto-M. Balya Firjaun (Haji Hendy-Gus Firjaun) dalam Pilkada 2020, sekaligus menetapkan keduanya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jember periode 2021-2025.

Demikian menilik hasil rekapitulasi Pilkada Jember 2020 yang berlangsung selama dua hari itu. Haji Hendy-Gus Firjaun secara absah mengungguli Paslon nomor urut 1 dan 3 dengan perolehan suara 489.794. Adapun Paslon 1, Faida-Dwi Oktavianto Nugraha, memperoleh 328.729 suara dan Paslon 3, Abdussalam-Ifan Ariadna, sebanyak 232.648 suara.

Penetapan pemenangan Haji Hendy Siswanto-Gus Firjaun telah sah dan absah, dengan ditandatanganinya berkas hasil rekapitulasi oleh Ketua KPU dan dua anggota KPU lainnya, meski sempat terjadi insiden saksi paslon 1 dan 3 tidak membubuhkan tanda tangan mereka.

Tak Sabar untuk Segera Berikan Hak-hak Masyarakat Jember 

Bupati H Hendy Siswanto masih dalam duka yang mendalam dengan kepergian adik laki-lakinya, Fendy Erwanto untuk selamanya (19/12/2020). Namun, sebagai seorang yang profesional, ia tetap istiqomah dengan keberadaannya sebagai ‘orang tua’ bagi masyarakat Jember. 

Segera bersama Wakil Bupati Jember, Haji Hendy Siswanto mulai mengupas realisasi niat ingsun mereka mengembalikan hak-hak segenap masyarakat Jember yang selama ini terabaikan. Tentu untuk realisasinya, menunggu pelantikan Bupati-Wakil Bupati Jember yang diselenggarakan pada Februari 2021. 

Sebagai pribadi yang terbiasa bekerja dengan percepatan (akselerasi), belum lagi ‘peluit’ dibunyikan sebagai tanda dimulainya bekerja melayani rakyat, Haji Hendy dan Gus Firjaun telah mengupas program kerja mereka.

Target Pertama: Pembenahan Infrastruktur

Jalan yang mulus adalah hak masyarakat yang mendasar untuk direalisasikan. Dengan dibukanya jalan-jalan baru, maka keterisolasian daerah pun pupus, diganti dengan terkoneksinya daerah-daerah. Dengan segera, kegiatan masyarakat di bidang sosial, ekonomi, pendidikan dan budaya pun mulai bergerak. 

Untuk itu, sebagai tahap awal dan yang utama yang dicanangkan oleh Bupati dan Wakil Bupati adalah membenahi infrastruktur di seluruh Kabupaten Jember. Targetnya, 6 bulan selesai. 

“Sekarang ini di Jember jalan merata rusaknya. Infrastruktur adalah salah satu tolak ukur utama keberhasilan Bupati-Wakil Bupati dalam memimpin pemerintahan kabupaten. Ibaratnya, etalasenya. Di daerah Kencong dan Tanggul sampai masyarakat menanami pohon pisang di tengah jalan yang berlubang, bahkan ada yang menjadikannya empang lele saking lubangnya dalam dan lebar. Ini kan sesuatu yang memprihatinkan sekali. Untuk itu, infrastruktur yang baik dibutuhkan sekali untuk peningkatan ekonomi, pendidikan dan sebagainya. Adalah hak rakyat untuk menikmati infrastruktur jalan yang mulus dan vital bagi masyarakat,” ujar Gus Firjaun suatu ketika. 

Bupati Haji Hendy bahkan telah menyatakan kepada Gus Firjaun seperti pada  perbincangan keduanya pada 16 Desember lalu sekira pukul 08.56. Simak:

Bupati Hendy: “Gus, saya ingin segera membenahi infrastruktur dan juga penerangan jalan di seluruh Kabupaten Jember dan saya ingin ini kelar dalam waktu 6 bulan,” ujar Bupati Hendy, yang disambut dengan kaget oleh Wakil Bupati Gus Firjaun,

“Kok cepat, Pak Haji… Bisa ya ditempuh dalam waktu 6 bulan?”

Bupati Hendy: “Sangat bisa, Gus. Itu memang kerjaan saya. Gus, jenengan yang berdoa biar lancar kita dalam membenahi Jember dengan cepat."

Tentu komitmen ini akan memenuhi harapan masyarakat Jember, tak terkecuali daerah-daerah yang belum tersentuh pembangunan jalan, seperti di Kecamatan Sumbersari. Di sana, kisah Gus Firjaun, selama periode  kepemimpinan ini, jalan mereka tidak tersentuh pembangunan.

Tak heran jika masyarakat di sana seakan hidup dalam keterisolasian, padahal masih merupakan warga Kabupaten Jember. Bila di kota telah dibangun ini dan itu pun, mereka tak mendengar itu. Untuk itulah, Bupati dan Wakil Bupati Jember, Haji Hendy Siswanto-Gus Firjaun, pada gebrakan awal, adalah merentangkan infrastruktur, hak vital masyarakat di seluruh Kabupaten Jember. Harus kelar dengan cepat, mesti dengan akselerasi. Tidak boleh lama, kata Haji Hendy. 

Soal Budget, Bupati H Hendy Siswanto: Bersinergi dengan Provinsi dan Pusat

APBD untuk pembangunan Jember berkisar 4 Triliun rupiah, cukupkah? Sementara di periode kemarin, ada pembangunan di RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) yang stuck, macet. Di samping itu SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan) yang merupakan hak rakyat untuk pembangunan justru dikembalikan. Semua yang terbengkalai itu tentu harus dibangun lagi. Dana yang ada sebanyak 4 triliun untuk pembangunan semuanya tentu kurang. 

“Kami akan melakukan optimalisasi dan menetapkan skala prioritas dari semua skala yang prioritas,” ujar Bupati Hendy.

Selain itu, lanjutnya, dalam membangun Jember, wajib mengoneksikan pemerintahan kabupaten dengan Pusat. Untuk itu diperlukan program pembangunan daerah yang jelas dan in line, satu garis atau linier, dengan konsep pembangunan di Provinsi maupun Pusat.

"Melakukan sinergi, bukan berarti kongkalingkong, tapi menyiapkan program-program pembangunan yang linier dengan perencanaan pembangunan di Bappenas, Kemenkeu, maupun kementerian-kementerian teknis lainnya,” jelas Haji Hendy.

Kembali ke budget APBD yang 4 triliun itu, tandas Bupati Jember lagi, akan dialokasikan untuk seprioritas-prioritasnya. Tentang rencana pembangunan dan segala sesuatunya akan diinformasikan kepada masyarakat, sehingga semua tahu apa yang dilakukan pemerintah kabupaten.

Jadi, jangan sampai pembangunan di sisi satu, sementara yang lain mengeluh. Masyarakat seluas-luasnya mesti terinformasi dan paham bahwa pemerintah daerah tengah memperjuangkan pengembalian hak-hak masyarakat secara berkeadilan. 

“InsyaAllah, kami akan bekerja seoptimal mungkin mencarikan dana untuk membangun Kabupaten Jember. Untuk itu, kami mohon doa dari seluruh masyarakat Jember. Mari kita bersinergi, setelah itu berkolaborasi. Jika sinergi dan kolaborasi sudah didapat, maka pelaksanaanya haruslah cepat. Mesti ada akselerasi, sehingga masyarakat dapat cemat merasakan manfaatnya,” tandas Bupati Hendy Siswanto, bersepakat dengan mitra kerjanya, Wakil Bupati Gus Firjuan. (*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X