Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Gubernur Khofifah Tolak Pengajuan Raperbup APBD Jember 2021 dari Bupati Faida

Politik
06 Jan 2021
Gubernur Khofifah Tolak Pengajuan Raperbup APBD Jember 2021 dari Bupati Faida

hariansuara.com, Jember – Kabupaten Jember belum pulih juga dari masalah dan konflik. Dua hari terakhir, masyarakat Jember disuguhkan oleh atraksi 'spektakuler' dengan mogoknya 30 lebih truk sampah yang diparkir berjajar di depan gedung Pemerintah Kabupaten Jember dan Pendopo. Apa pasal? Tidak ada bahan bakar minyak (BBM)!

Masalah terkini yang runyam di Kabupaten Jember dan membahayakan nasib masyarakat Jember adalah belum adanya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 yang disahkan sampai saat ini. 

Terlebih sekarang Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menolak secara resmi pengajuan Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) tentang APBD 2021 dari Bupati Faida. Semua tertuang jelas dalam surat Gubernur bernomor: 900/ 11942/ 203.6/ 2020, yang ditandatangani Sekretaris Daerah Povinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono pada 29 Desember 2020. 

Mengutip keterangan dari surat tersebut, Gubernur Khofifah tidak dapat memproses lebih lanjut dokumen tentang Raperbup APBD 2021 yang diajukan Bupati Faida melalui surat nomor: 900/ 2676/ 35.09.412/ 2020, terkirim pada 29 Desember 2020.

Bukan tanpa alasan penolakan Gubernur Khofifah atas Reperbup tersebut. Disampaikan, bahwa Bupati Faida telah terlambat membahas APBD dalam bentuk Peraturan Daerah atau peraturan perundang-undangan daerah (Perda) berdasarkan kesepakatan bersama DPRD Kabupaten Jember. Bahkan idealnya, APBD 2021 tersebut mestinya sudah ditetapkan melalui pengesahan paling lambat November 2020 lalu.

Sebagai opsi alternatif, Gubernur Khofifah meminta Bupati Faida, pertama, bersama DPRD mempercepat proses pembahasan dan penetapan Raperda tentang APBD 2021.

Kedua, segera menetapkan Perkada sebagai dasar pengeluaran setiap bulan, paling tinggi sebesar seperduabelas jumlah pengeluaran APBD tahun anggaran sebelumnya.

Alokasi anggaran Perkada APBD ini diperuntukkan mendanai keperluan yang sifatnya mendesak dan pembiayaan yang bersifat tetap, seperti belanja pegawai, layanan jasa dan keperluan kantor sehari-hari. (*) hab/sari      Foto: IST

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X