Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Sidak DPRD Jember Terkait SK tidak Sah Plt dan Pejabat yang Dikeluarkan oleh Bupati Faida

Politik
23 Jan 2021
Sidak DPRD Jember Terkait SK tidak Sah Plt dan Pejabat yang Dikeluarkan oleh Bupati Faida

hariansuara.com, Jember - Tanggal 15 Januari 2021, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah melayangkan surat resmi kepada Bupati Faida. Isinya menjelaskan bahwa kebijakan Faida menunjuk pejabat Plt Sekda (pelaksana tugas Sekretaris Daerah) dan pejabat Eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Jember tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat.

Demi tegaknya kesahihan penyelenggaraan roda pemerintahan di Kabupaten Jember, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pun menjalankan fungsi kontrol legislatif secara lebih maksimal. Dipimpin oleh Ketua Komisi C, David Handoko Seto, sejumlah anggota Dewan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap Plt Kepala Bagian Ekonomi Jember, Peny. 

Dari sidak tersebut ditemukan, tidak dipatuhinya keputusan Gubernur Khofifah yang menganulir penunjukan Plt oleh Bupati Faida. Terbukti, Plt Kepala Bagian Ekonomi Jember, Peny, sedang mengadakan rapat open bidding. Artinya, selain putusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak dipatuhi, juga Plt yang ditunjuk juga ikut melanggarnya. Dengan tegas, Dewan memerintahkan Plt tersebut keluar ruangan dan menghentikan kegiatan open bidding itu. 

Pun, kemarin (22/1/2021) Komisi B DPRD Jember menggelar sidak di kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Temuan di sana, lima pejabat yang ditunjuk Bupati Faida telah memahami bahwa Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sudah menganulir penunjukan Plt tersebut. Untuk itu, mereka akan mengembalikan SK Plt tidak sah itu kepada Sekda Jember Mirfano, untuk diteruskan kepada Pemrintah Provinsi Jawa Timur. 

Dalam keterangan Politisi PAN Nyoman Aribowo kepada pers, dalam sidak tersebut juga ditemukan kesalahan prosedur yang dilakukan oleh Bupati Faida. Perempuan Bupati pertama di Jember itu menunjuk pejabat eselon IV sebagai Plt Kepala Disperindag. Semestinya, posisi itu diisi oleh pejabat eselon II atau setingkat di atasnya.

Inilah gambaran dari sengkarut lainnya yang disuguhkan Pemerintah Kabupaten Jember kepada masyarakatnya. Setidaknya, demikian komentar dari sejumlah warga masyarakat. (*) hab/mel       Foto: IST

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X