Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Akhirnya, pada 2021, Kabupaten Jember Punya APBD 

Politik
06 Apr 2021
Akhirnya, pada 2021, Kabupaten Jember Punya APBD 

hariansuara.com, Jember - Setelah bertahun menunggu, akhirnya Kabupaten Jember memunyai Perda Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (Perda APBD) 2021. Melalui prosesi panjang dari pembahasan KUA (Kebijakan Umum Anggaran)-PPAS (Priorotas Plafon Anggaran Sementara) kemudian diproses secara tertib hingga disetujui menjadi Raperda APBD 2021, lalu Perda APBD 2021, dan diketok palu menjadi Perda APBD 2021 pada Senin (5/4/2021).

Bersyukur, dua lembaga tinggi, Eksekutif dan Legislatif, punya satu komitmen sama: sesegera mungkin menyelamatkan nasib 2,6 juta penduduk Jember. Keduanya bekerja keras secara sinergis, berkolaborasi dengan semangat akselerasi. 

“Terkesan ‘ngebut’ ya, namun saya tegaskan, semua itu melalui proses yang sangat panjang, dalam koridor tata aturan yang ada. Rancangan dari Eksekutif (Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman) dievaluasi oleh Legislatif (DPRD) melalui proses pembahasan sangat panjang di komisi-komisi. Penuh warna dan dinamika. Syukurlah, semua bisa dilalui,” ujar Ketua Dewan Itqon Syauqi. 

Lebih lanjut disampaikannya, berkat komitmen dan political will lembaga Eksekutif dan Legislatif untuk menyelamatkan Kabupaten Jember, maka semua tahapan proses itu terlalui. Lelah payah lahirnya Perda APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2021 itu pun tergenapi.

Bupati Hendy Siswanto, didampingi Wabup Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman, sangat mengapresiasi kerja keras semua pihak untuk Perda APBD Tahun 2021.

“Semangat teman-teman di Dewan sangat luar biasa. Saya dan Gus Firjaun sungguh-sungguh  mengapresiasi mereka, hingga Perda APBD 2021 ini diresmikan," kata Bupati Hendy, haru. 

Dilanjutkannya, pencapaian ini satu bentuk dari pentingnya sinergi, kolaborasi dan akselerasi untuk menghasilkan langkah besar untuk kebaikan Jember secara luas. Satu bukti lagi, hubungan harmonis antara lembaga eksekutif dan legeslatif dijaga baik, maka Kabupaten Jember akan lebih baik dan lebih baik lagi.

APBD 2021 akan Selamatkan Kabupaten Jember 

Kini tahap selanjutnya, DPRD memproses Perda APBD Kabupaten Jember 2021 ini ke Gubernur Jawa Timur. Diharapkan, ujar Ketua Dewan Itqon Syauqi, proses ini tidak sampai 14 hari lamanya.

Sementara diketahui bersama APBD sangatlah vital dan krusial bagi  Kabupaten Jember. Pemerintahan manapun, termasuk tingkat Kabupaten, muskil bisa berjalan normal tanpa adanya APBD. 

Tilik yang terjadi pada Kabupaten Jember. Pada tahun 2020 lalu, wilayah di Tapal Kuda Jawa Timur ini tidak memiliki Perda APBD. Hidup hanya bergantung pada Perkada (Peraturan Kepala Daerah) APBD yang jumlahnya terbatas. Alhasil, masyarakat Jember hdiup terbelenggu dalam kesulitan, kemiskinan, dan keterpurukan. 

Terbukti dari apa yang disampaikan Ketua Dewan Itqon Syauqi tentang potret Jember terakhir, pada prosesi pengesahan KUA-PPAS Senin paginya. 

“Terkait kondisi ekonomi makro daerah. Di antaranya, pertumbuhan PDRB (produk domestik regional bruto) Tahun 2020 sebesar minus 2,98% sebagai dampak pandemi COVID-19. Harga-harga relatif stabil, cenderung rendah, dengan tingkat inflasi sebesar 2,08%. Jumlah penduduk miskin meningkat sebesar 10,09%, penyerapan tenaga kerja sebesar 94,88%, tingkat pengangguran sebesar 5,12% atau sebanyak 67.000 jiwa atau naik 19.819 jiwa,” paparnya. 

Kini, Kabupaten Jember beroleh nafas segar dan pengharapan baru untuk bangkit kembali dengan adanya APBD Tahun Anggaran 2021. Dengan besaran APBD Rp4,4 Triliun tersebut diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan di Kabupaten Jember. (*) mel/mel     Foto: Pemkab Jember

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X