Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Pemkab Jember Ikuti Entry Meeting Pemeriksaan BPK RI Jatim Atas LKPD T.A. 2020

Politik
07 Apr 2021
Pemkab Jember Ikuti Entry Meeting Pemeriksaan BPK RI Jatim Atas LKPD T.A. 2020

hariansuara.com, Jember - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Timur melaksanakan Entry Meeting terkait LKPD (pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) Pemkab Jember Tahun Anggaran 2020. Kegiatan di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa (06/04/2021) lalu. 

Tidak ada keterkaitan atau hal yang harus dipertanggungjawabkan, tetapi pemimpin Kabupaten Jember kini, Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman, tetap menghadiri pertemuan pemeriksaan BPK tersebut. 

Terlihat hadir Sekretaris Daerah, Mirfano, juga para Camat, Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Kepala Bagian Pemkab Jember atau Pelaksana Tugas (Plt) masing-masing dinas.

Pengendali Teknis BPK RI Perwakilan Provinsi Jatim, Iwan Hery Setiawan, menyampaikan, BPK melakukan pemeriksaan keuangan untuk menilai tingkat kewajaran informasi yang tersaji dalam laporan keuangan pemerintah. Ini memenuhi ketentuan dalam UU Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara.

Adapun maksud dari pemeriksaan keuangan ini tidak untuk mengungkapkan adanya penyimpangan (fraud) dalam pengelolaan keuangan. Namun, jika pemeriksa menemukan penyimpangan, kecurangan atau pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan, khususnya yang berpotensi merugikan negara, maka itu akan diungkapkan dalam LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan).

“Terkait dengan mandatory audit, bahwa kami wajib melakukan audit atas laporan keuangan pemerintah daerah. Ini kami lakukan selama 30 hari. Nanti hasilnya terakhir bulan Mei akan kami serahkan, kemudian hasil ini akan menjadi produk Pemerintah Kabupaten Jember,” jelas Iwan.

Ditambahkannya, apa pun hasilnya, tidak ada masalah, karena potret yang dipertanggungjawabkan adalah pimpinan daerah sebelumnya, Bupati Faida - Wakil Bupati A Muqiet Arif. Jadi, tidak ada beban dan tidak ada keharusan bagi pemimpin sekarang, Bupati Hendy Siswanto, untuk menanggungnya.

“Tetapi konsepnya lebih kepada kita petakan laporan keuangannya, bagaimana permasalahannya sehingga menjadi langkah yang baik bagi Kepala Daerah baru untuk memperbaiki kinerja Pemerintah Daerah Sesuai target, kita dorong pada 2021 akan menjadi lebih baik,” pungkas Iwan. (*) roh/mae      Foto: Pemkab Jember

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X