Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Cerita di Balik Rendahnya Serapan APBD di Jember, Bupati: Tak Usah Takut!

Politik
17 Jul 2021
Cerita di Balik Rendahnya Serapan APBD di Jember, Bupati: Tak Usah Takut!

hariansuara.com, Jember - Fakta yang ada di Kabupaten Jember saat ini adalah masih rendahnya serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021. Yang menjadi pertanyaan banyak pihak, ini terjadi di saat iklim manajemen di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember telah dibenahi secara signifikan.

Keterbukaan, transparansi digeber di semua lini. Setiap pimpinan di masing-masing strata diberi kemerdekaan untuk melahirkan gagasan sebagai program kerja, sekaligus merancang besaran anggaran dan mengeksekusinya. 

Bila ada yang tak dipahami, jalur komunikasi dan diskusi dengan pimpinan teratas di Pemkab, yaitu Bupati, maupun Wakil Bupati, pun terbuka lebar. Tidak sok feodal, demikian informasi hariansuara dapatkan dari masyarakat yang awam sekalipun.

Tetapi fakta yang ada, iklim manajemen yang kondusif ini tidak serta merta berbanding lurus dengan hasil kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bisa diukur dari rendahnya serapan APBD. Dalam lima bulan berjalan, sejak ditunjuk sebagai pejabat pelaksana OPD pada 12 Maret 2021, baru 20 persen lebih APBD yang diserap.

Sementara, masyarakat luas bukannya ‘diam’. Mereka justru mencermati, menunggu janji-janji yang digulirkan Bupati dan Wakil Bupati saat dulu kampanye. Bahkan ada yang dengan nada berseloroh mengatakan, “Mana wujudnya semangat akselerasi yang selama ini didengung-dengungkan?” 

Jadi Pikiran dan Tanda Tanya Bagi Bupati

Menanggapi serapan APBD yang masih berada di kisaran 20-an persen Juli 2021 ini, tak urung jadi pikiran, sekaligus tanda tanya tersendiri di benak Bupati Jember Hendy Siswanto. Seharusnya, kata Bupati lagi, serapan APBD sudah mencapai 45 persen. 

Baca juga: Dari Rapat Evaluasi Serapan APBD 2021, Bupati Jember Harapkan Ada Lompatan Besar dalam Program Kerja OPD

“APBD itu fungsinya sebagai stimulus ekonomi. Teman-teman OPD silakan tenderkan, belanjakan anggarannya. Kalau tidak paham, diskusikan dengan kami. Selama mengikuti regulasi, dokumen jelas, kualitas bagus, diperiksa BPK aman, run, lari! Ini masih ngerem. Kurang cepat larinya. Saya butuh OPD yang tak hanya pintar, tapi juga cepat bekerja agar APBD cepat terserap,” ujar Bupati.

“Lagi pula, apa yang ditakutkan? Tender toh dilakukan terbuka. Silakan bersaing. Berikan harga murah kalian, nanti kami cek kualitasnya. Takut dituding lelang berbau kolusi? Ada titipan dari Bupati? Silakan tunjukkan. Jadi, apa yang ditakutkan? Takut diganti? Lho justru saya masih dalam fase menilai. Jadi, tak usah ragu atau takut. Segera lelang proyek.” 

Dinantikan saja, hasil komunikasi Bupati Hendy Siswanto bertemu dengan pejabat-pejabat OPD Sabtu ini (17/07/2021) tentang meningkatkan serapan APBD yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Jember. (*) Sayuti/Santang      Foto: IST

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X