Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Bupati Hendy Ajak Para Penyintas Covid-19 Ikuti Jejaknya Mendonor Plasma Konvalesen

Politik
21 Jul 2021
Bupati Hendy Ajak Para Penyintas Covid-19 Ikuti Jejaknya Mendonor Plasma Konvalesen

hariansuara.com, Jember - Bupati Jember Hendy Siswanto mendonorkan plasma konvalesen melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (19/07/2021). Bersamanya, beberapa pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemakab) Jember juga melakukan hal serupa.

Bupati Jember Hendy Siswanto dengan sepenuh hati mendukung acara “Donor Plasma Konvalesen” ini. Besar harapannya, kelak kegiatan ini dapat memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jember. Di samping tentunya menyelamatkan warga masyarakat Jember dari kemungkinan terburuk. 

Disampaikan Bupati Hendy, “Di sini saya bersama Ketua PMI Jember Bapak H EA Zaenal Marzuki melaksanakan kegiatan donor plasma konvalesen bagi masyarakat Jember untuk membantu saudara kita yang saat ini masih berjuang melawan virus Covid-19.” 

Langkah Bupati Hendy mendonorkan plasma konvalesen ini karena terpanggil akan rasa kemanusiaan dan menyayangi warga Jember. Ia juga miris melihat terus bertambah warga yang meninggal karena Covid-19.

Sebagai bentuk dukungan dalam memutuskan rantai Covid-19, Bupati Hendy akan membantu PMI Jember membelikan alat Apheresis yang digunakan pada donor plasma konvalesen. Permintaan akan donor plasma konvalesen begitu tinggi setiap hari, sementara alat ini hanya bisa digunakan untuk 8 pasien.

Sekilas Donor Plasma Konvalesen

Belakangan, donor plasma konvalesen menjadi trending topic seiring dengan melonjaknya kasus positif Covid-19. Memang, sejauh ini donor plasma konvalesen dinilai sebagai salah satu metode terbaik dalam menyembuhkan pasien Covid-19. 

Karenanya, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (Food and Druga Administration) telah memberikan otorisasi darurat untuk terapi plasma konvalesen bagi pasien Covid-19. 

Di Indonesia sendiri, seperti disampaikan kepada media oleh Ketua Bidang Unit Donor Darah PMI Pusat, dr Linda Lukitari Waseso, donor plasma konvalesen termasuk metode imunisasi pasif dengan memberikan plasma dan antibodi penyintas kepada pasien Covid-19 yang sedang dirawat.

Dalam tempo 3 bulan pasca penyintas sembuh dari Covid-19, di tubuhnya akan terbentuk antibodi tinggi yang disimpan dalam plasma darah. Setelah donor, darah ini diproses untuk mendapatkan cairan (plasma) dan antibodinya.

Plasma dan antibodi inilah yang akan diberikan kepada pasien Covid-19 untuk meningkatkan kemampuan tubuhnya melawan virus. Pemerintah dan PMI sendiri terus mengampanyekan terapi donor plasma konvalesen ini. 

Mengingat begitu bermaknanya donor plasma konvalesen dalam menyelamatkan jiwa pasien Covid-19, Bupati Hendy pun mengajak para penyintas Covid-19 untuk mengikuti jejaknya. 

“Sebagai alumni Covid-19, saya ingin mengajak warga penyintas Covid-19 mendonasikan plasma konvalesen. Semoga ikhtiar ini insyaAllah dapat membantu saudara-saudara kita yang terinfeksi Covid-19 meraih kesembuhan,” lanjut Bupati Hendy.

Lagi dan lagi, Bupati Hendy ingatkan untuk bersama-sama menaati protokol kesehatan demi menyelamatkan diri sendiri dari terinfeksi Covid-19. Juga ini akan sama dengan melindungi keluarga dan orang-orang di lingkungan.

"Yang belum vaksinasi, ayo segera memperkuat imunitas tubuh dengan vaksin Covid-19. Mari ajak keluarga ke posko-posko vaksinasi terdekat. Tidak dikenakan biaya untuk itu," pungkas Bupati Hendy. (*) Sayuti/Maulana     Foto: Diskominfo Jember

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X