Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Lifestyle

Pendakian Semeru Sehari Dibatasi Cuma 120 Orang, Tenda Wajib Berjarak 2 Meter

Wisata
22 Sep 2020
Pendakian Semeru Sehari Dibatasi Cuma 120 Orang, Tenda Wajib Berjarak 2 Meter

hariansuara.com, Lumajang - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) kembali membuka jalur pendakian Gunung Semeru. Pendakian ini akan kembali dibuka mulai 1 Oktober 2020.

Namun, pembukaan pendakian ini mesti dilakukan dengan prosedur kesehatan Covid-19 secara ketat.

Kepala Balai Besar TNBTS, John Kenedie mengatakan, jatah jumlah pendaki hanya sebesar 20 persen dari jumlah kapasitas 600 orang per hari. Dengan demikian, setiap hari di kondisi pandemi pendaki yang boleh naik  ke Gunung Semeru hanya sebanyak 120 orang.

"Jumlah kuota pendakian maksimal 120 orang per hari. Tenda yang digunakan pendaki hanya diisi maksimal 50 persen dari kapasitas dengan jarak mendirikan tenda minimal 2 meter," kata John Kenedie, Selasa, 22 September 2020.

Dia menambahkan untuk tempat mendirikan tenda pendaki hanya diperbolehkan di kawasan Ranu Kumbolo dan Kali Mati. Selain itu, para pendaki juga dilarang mendaki sampai puncak Mahameru setinggi 3.676 meter dari permukaan laut itu. 

Batas akhir pendakian yang diizinkan adalah Kali Mati sesuai arahan PVMBG Pos Gunung Sawur, Lumajang.

"Batas lama pendakian yang diizinkan maksimal hanya 2 hari 1 malam. Di pintu masuk akan ada pengecekan suh. Jika suhu 37.3 derajat celcius selama 2 kali pemeriksaan, pendaki dilarang masuk," ujar John Kenedie.

John mengatakan, aturan untuk Semeru tak jauh beda dari Gunung Bromo. Pendakian yang diizinkan untuk yang berumur minimal 10 tahun dan maksimal 60 tahun. 

Pendaki juga wajib menggunakan masker dan membawa cadangan minimal 4 buah masker. Tak hanya itu, pendaki juga harus punya surat keterangan dari dokter terkait bebas ISPA.

"Bertanda tangan dan stempel basah yang berlaku paling lama 3 hari sebelum Hari H. Membawa obat-obatan pribadi dan hand sanitizer," kata John. (*) ras/stm       FOTO: Ilustrasi Gunung Semeru/ANTARA FOTO-Umarul Faruq

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X