hariansuara.com, Jakarta - Sebagian massa pendemo yang menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja diketahui reaktif Corona Covid-19. Hasil ini merujuk rapid test yang dilakukan Polri terhadap sejumlah pengaman yang diamankan.Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan sudah melakukan rapid test terhadap pendemo yang diamankan di Polda Metro Jaya pada Kamis, 8
hariansuara.com, Jakarta - Penolakan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja atau Ciptaker masih disorot masyarakat luas. Kali ini, ada kabar mengejutkan yaitu laporan dugaan Indonesia Corruption Watch (ICW) terkait indikasi Polri yang membelanjakan Rp408,8 miliar untuk keperluan pengamanan demonstrasi sejak September 2020 lalu. Dugaan ini didapatkan ICW merujuk Sistem Layanan Pengadaan
hariansuara.com, Jakarta - Penanganan pandemi Corona Covid-19 di Jawa Timur dan Sulawesi Selatan diacungi jempol oleh Satuan Tugas atau Satgas Penanganan pemerintah pusat. Dua provinsi tersebut dinilai berjuang keras untuk mengubah status zona merah.Data Satgas terbaru per Kamis, 8 Oktober 2020, untuk sementara sudah tak ada lagi kabupaten/ kota yang statusnya zona merah."Dua provinsi
hariansuara.com, Jakarta - Gelombang penolakan UU Cipta Kerja disampaikan masyarakat dengan demonstrasi di jalan. Aksi penolakan ini pun berujung ricuh yang terjadi di sejumlah daerah termasuk Ibu Kota Jakarta.Terkait itu, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md mengatakan aksi demo marak karena dipicu kabar bohong atau hoax mengenai UU Cipta Kerja. Hoax yang marak ini
hariansuara.com, Jakarta - Presiden Jokowi pergi ke Kalimantan Tengah di tengah meluasnya penolakan UU Cipta Kerja di berbagai daerah. Aksi demo yang berujung ricuh terjadi dengan memakan korban luka-luka.Pihak Istana pun memberikan tanggapan terkait kabarnya Jokowi sengaja menghindari aksi massa yang tengah demo ke Istana. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Donny Gahral Adian,