


Abdul Hamid al-Youssef memeluk erat-erat anak kembarnya, Ahmed dan Aya. Bertiga dengan sang istri, Dala, si kembar ini tewas karena serangan gas beracun kemarin di Suriah.
Abdul tak menyangka, anak-anak dan istrinya, termasuk sedikitnya 30 anak-anak dan 20 wanita, tewas. Mereka berada di kota kecil, di provinsi Idlib. Lalu ada serangan udara setelah dikepung dengan gas beracun.
Abdul seperti dilansir Daily Mail, menangis tak terkendali saat penguburan 3 orang yang dicintainya itu di kota Khan Sheikhoun. Tiba-tiba saja ia menjadi sebatangkara. Bukan lagi suami, bukan lagi ayah, ia hanya seorang diri, kini. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU