Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Selalu Terbuka Jalan Meraih Mimpi bagi Anak Pejuang Kanker

Nasional
23 Sep 2026
Selalu Terbuka Jalan Meraih Mimpi bagi Anak Pejuang Kanker

hariansuara.com – Dalam rangka memperingati Childhood Cancer Awareness Month 2026, Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia (Pita Kuning) terus mengampanyekan “New Paths to Dreams”. Tujuannya, menginisiasi anak pejuang kanker terhadap kebebasan dan membuka jalan baru untuk menggapai mimpi atau cita-citanya.

Anak pejuang kanker rentan terhadap kondisi mental yang tidak stabil, sehingga jadi tidak percaya diri. Diagnosa kanker  mengubah kehidupan anak, pun membawa tantangan fisik dan emosional bagi seluruh keluarga, terfokus bagaimana bisa bertahan dalam melawan kanker.

Ternyata, tatkala anak dinyatakan bebas obat atau bebas kanker, mereka menghadapi tantangan baru. Kembali ke kehidupan sosial untuk meraih mimpi dan cita-cita, anak merasa kurang percaya diri atau diselimuti ketakutan bila suatu ketika kembali didiagnosa kanker.

Untuk mempersiapkan mental anak pejuang kanker tangguh dan siap menghadapi situasi demikian, Pita Kuning mengadakan talkshow dengan dukungan dari Primaya Rajawali Hospital Bandung. Talkshow dikupas peran masyarakat, keluarga, dan teman dalam menciptakan lingkungan kondusif agar anak pejuang kanker dapat terus bertumbuh, percaya diri dan mulai bergerak mewujudkan mimpi. 

Tyas Amalia, Ketua Yayasan Pita Kuning, menyatakan Pita Kuning percaya setiap anak berhak bermimpi, dan mimpi tersebut harus diperjuangkan meskipun kini jalan yang ditempuh berbeda. 

“Anak dengan kanker tetaplah anak-anak. Mereka tetap berhak memiliki mimpi dan memiliki kesempatan untuk meraih mimpinya. Jalan yang kini dilewati memang berubah, tapi Pita Kuning hadir untuk membuka jalan baru bagi anak-anak pejuang kanker melalui program dan layanan psikososial yang kami miliki,” ujar Tyas.

Founder Sehat Setara dan METANOIA, dr. Galuh Nandya, memandu jalannya pembahasan tema dari sudut medis dan psikologis, termasuk definisi bebas obat dan bebas kanker. 

Pembicara dr. Tito Gunantara, Sp.A(K) Onk, dokter Hemato Onkologi Anak Primaya Rajawali Hospital Bandung, menjelaskan, "Anak yang bebas obat atau bebas kanker biasanya sudah tidak mengonsumsi obat, atau selesai pengobatannya. Namun, sel kanker tersebut tidak seluruhnya hilang. Sel tersebut tetap ada, tetapi tidak lagi bertumbuh secara abnormal."

Ia menyoroti pentingnya peran tenaga medis dalam mengedukasi orang tua tentang pola hidup sehat. Pengetahuan ini menjadi pegangan bagi orang tua dalam mengawasi anaknya agar kanker tidak kembali (relapse). 

Dari sisi psikologis, Raissa Hadiman, M.Psi., Psikolog, menyampaikan betapa respon, dukungan dan kesiapan lingkungan sangat penting ketika berinteraksi dengan anak bebas obat dan bebas kanker. Tujuannya agar menjaga emosi dan mental anak jadi lebih stabil dan percaya diri. Orang tua perlu melakukan screening psikologis, misalnya untuk mengecek apakah pasca bebas obat dan bebas kanker itu anak justru jadi lebih sering murung, cemas, ataukah punya pemikiran negatif.

Pita Kuning juga menghadirkan narasumber yang dinyatakan telah bebas obat. Ibu Ratmini, caregiver dari Anak Pita Kuning Terminasi, dan Dina selaku Anak Pita Kuning Terminasi. Mereka menceritakan perjalanan melawan kanker kepada peserta talkshow yang mayoritas caregiver dan relawan anak pejuang kanker.

Dukungan dari orang-orang sekitar, termasuk Pita Kuning, telah memotivasi nereja untuk bisa mewujudkan mimpi. Dina, misalnya, bisa mewujudkan mimpinya sejak kecil untuk berkuliah di Universitas Indonesia.

Pita Kuning dengan setia memberikan pendampingan psikososial untuk anak dengan kanker usia 0-18 tahun, dari keluar prasejahtera di Indonesia. Berdiri pada 26 April 2007, misi tersebut terus dikawal oleh pendiri dan pembinanya, Pandji Pragiwaksono dan Steny Agustaf, dengan Indrodjojo Kusumonegoro selaku pengawas. 

Kedepan, Pita Kuning selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak. Dengan bergandeng tangan, akan terbuka lebih banyak jalan baru bagi anak pejuang kanker dapat terus bertumbuh, berkembang, dan meraih mimpi. (*) Melia Hapsarani/MTS        Foto: Pita Kuning

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X