Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Dr. Hermanto Dwiatmoko Raih Anggota Kehormatan AFEO atas Dedikasinya di Dunia Keinsinyuran 

Nasional
28 Oct 2026
Dr. Hermanto Dwiatmoko Raih Anggota Kehormatan AFEO atas Dedikasinya di Dunia Keinsinyuran 

hariansuara.com - Dr. Ir. Hermanto Dwiatmoko, MSTr, IPU, ASEAN Eng, APEC Eng, ACPE menerima penghargaan Honorary Member AFEO (Anggota Kehormatan AFEO) pada konferensi internasional ke-44 CAFEO (Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations) di Bandung, 22 Oktober 2026.

Penghargaan ini satu bentuk pengakuan terhadap kontribusi profesional Dr Hermanto di bidang keinsinyuran, khususnya dalam pengembangan transportasi perkeretaapian, pembangunan infrastruktur, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan kerja sama keinsinyuran di tingkat nasional dan internasional.

"Puji syukur kepada Allah SWT atas kepercayaan dan penghargaan AFEO ini. Saya merasa terhormat dan bersyukur, perjalanan pengabdian saya di bidang transportasi, khususnya perkeretaapian, memperoleh perhatian dan apresiasi dari komunitas profesi keinsinyuran," ujar Hermanto Dwiatmoko kepada Harian Suara.  

"Bagi saya, pencapaian ini bukan semata-mata penghargaan individual, melainkan sebuah apresiasi terhadap profesi insinyur transportasi dan perkeretaapian Indonesia yang memiliki peranan strategis dalam pembangunan nasional." 

Pria kelahiran Surabaya, 7 Mei 1956 itu meyakini, pencapaian dirinya tersebut tak lepas dari kerja sama banyak pihak, baik pemerintah, operator perkeretaapian, industri, perguruan tinggi, organisasi profesi, maupun mitra internasional. 

Oleh karena itu, penghargaan yang didapatnya itu Hermanto persembahkan pula kepada seluruh insan perkeretaapian Indonesia yang telah bekerja dengan dedikasi tinggi untuk menghadirkan transportasi yang lebih baik bagi masyarakat.

Sebagai profesional, Hermanto menyadari perjalanan keberhasilan dalam membangun infrastruktur tidak hanya diukur dari panjang jalur kereta api, jumlah stasiun, atau besarnya investasi, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat, tingkat keselamatan, efisiensi transportasi, serta keberlanjutan sistem yang dibangun. 

Hermanto berpandangan, penghargaan AFEO ini bukanlah akhir dari suatu pencapaian, melainkan amanah dan tanggung jawab moral untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia keinsinyuran dan perkeretaapian Indonesia. Kelak terjalin baik kerja sama yang dapat menghasilkan transportasi yang lebih baik untuk masyarakat. 

"Saya bercita-cita agar perkeretaapian Indonesia berkembang menjadi tulang punggung sistem transportasi nasional yang selamat, andal, efisien, terintegrasi, ramah lingkungan, dan berdaya saing internasional," pungkasnya.

Ditambahkan Hermanto di ujung percakapan, bahwa moda kereta api yang mampu menjawab kebutuhan Indonesia akan sistem transportasi massal berkapasitas besar. Hal ini tuntutan dari karakteristik geografis dan demografis Indonesia, yang ditandai dengan pesatnya pertumbuhan penduduk, urbanisasi, perkembangan kawasan industri, dan peningkatan mobilitas barang maupun manusia. Cita-cita realistis untuk Indonesia adalah menjadikan perkeretapian Indonesia tulang punggung transportasi nasional. (*) MTS          Foto Dok Pri

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X