
hariansuara.com - Indonesia dan Rumania terus memperkuat kemitraan ekonomi melalui peningkatan perdagangan yang lebih aktif dan saling melengkapi sejalan dengan besarnya potensi kedua negara.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Rumania dan Republik Moldova, Meidyatama Suryodiningrat, menyampaikan kepada 250 hadirin pada resepsi diplomatik memperingati HUT ke-81 Dirgahayu RI di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bucharest beberapa waktu lalu.
“Hubungan bilateral Indonesia dan Rumania telah terjalin kuat sejak 1950. Kini, kedua negara tengah membangun landasan kerja sama ekonomi yang saling melengkapi, bukan saling bersaing,” katanya.

Pada 2022 tercatat Indonesia merupakan mitra dagang terbesar kelima Rumania di Asia Tenggara. Perdagangan bilateral terus meningkat, dan mencapai rekor tertinggi pada Januari-Juli 2026 sepanjang sejarahhubungan bilateral. Ini membuka bagi Indonesia menjadi salah satu mitra dagang utama terbesar Rumania di kawasan Asia Tenggara.
Duta Besar Meidyatama juga menekankan pentingnya dukungan Rumania terhadap percepatan proses ratifikasi Indonesa-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (Indonesia-EU CEPA), yang diharapkan dapat semakin memperluas akses pasar dan membuka peluang perdagangan serta investasi antara Indonesia dan negara-negara Uni Eropa, termasuk Rumania.
Sementara itu, Ana Cristina Tinca, Secretary of State for Strategic and Global Affairs Kementerian Luar Negeri Rumania, menegaskan bahwa perdagangan merupakan salah satu bidang kerja sama penting dan potensial antara Rumania dan Indonesia. Menurutnya, peluang kerja sama juga dapat dikembangkan dalam kerangka hubungan Uni Eropa dan ASEAN.
Sejauh ini hubungan Indonesia dan Rumania terus berkembang dengan peluang kerja sama yang luas, antara lain di bidang ekonomi, perdagangan, pariwisata dan ketenagakerjaan.
Di bidang perdagangan sendiri, nilai perdagangan bilateral menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir dengan surplus berada di pihak Indonesia. Nilai perdagangan kedua negara tercatat sebesar USD 158,5 juta pada 2022 dan meningkat menjadi USD 317,7 juta pada 2025.
Tren positif tersebut berlanjut pada Januari–Juli 2026. Nilai perdagangan bilateral mencapai USD 571,6 juta, meningkat sekitar 240 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar USD 168 juta. Dalam periode tersebut, ekspor Indonesia ke Rumania mencapai USD 541,1 juta, sehingga nilai perdagangan dalam tujuh bulan pertama 2026 telah melampaui total perdagangan sepanjang 2025 maupun tahun-tahun sebelumnya. Ini berpotensi terbukanya peluang bagi Indonesia menjadi salah satu mitra dagang utama terbesar Rumania di kawasan Asia Tenggara.
Pada resepsi diplomatik tersebut hadirin menikmati pertunjukan seni budaya Indonesia berupa tarian Bali, Kembang Girang dan Joged Bumbung,serta tari Kecak dari Sanggar Seni Jepun Bali Bucharest. Pun, pertunjukan angklung dan angklung interaktif oleh im Kesenian KBRI Bucharest yang didukung para mara mahasiswa Indonesia di RUmania (Salonul Universitar), seta mencicipi sajian kuliner Indonesia. (*) Habib HM/MTS Foto: KBRI Bucharest, Rumania
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU