Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Nasional

Membuka Jalan Baru bagi Anak Pejuang Kanker Meraih Mimpi

Nasional
09 Sep 2026
Membuka Jalan Baru bagi Anak Pejuang Kanker Meraih Mimpi

hariansuara.com - Setiap anak, pun anak pejuang kanker, berhak memiliki mimpi dan kesempatan untuk bertumbuh, belajar, bermain, dan mempersiapkan masa depannya. Namun, jalan yang ditempuh anak pejuang kanker lebih penuh tantangan. Proses panjang pengobatan kanker berdampak nyata terhadap kondisi fisik, juga kehidupan sosial, pendidikan, dan perkembangan dirinya.

Menurut (Delloso, Gannoni & Roberts, 2021) dikutip dalam jurnal “Gambaran Masalah Psikososial Pada Anak Usia Sekolah Dengan Kanker di Yayasan Rumah Pejuang Kanker Ambu”, anak pejuang kanker sering mengalami gangguan kehadiran, penurunan fungsi kognitif, dan kesulitan dalam beradaptasi dengan lingkungan sekolah akibat proses pengobatan. Anak dengan kanker jadi kehilangan sebagian kesempatan beraktivitas yang penting dari pengalaman masa kanak-kanaknya, termasuk belajar dan berinteraksi bersama teman sebaya.

Di Yayasan Pita Kuning Kuning Anak Indonesia atau Pita Kuning, ada Kemal (17 tahun), anak penjuang kanker yang terdiagnosa Medulloblastoma (Kanker Otak). Akibat dari pengobatan dan efek kemoterapi, ia harus melewati masa pendidikan dasar selama sepuluh tahun, ruang geraknya jadi terbatas, dan kesulitan mengikuti kegiatan belajar-mengajar.

Namun, beratnya perjalanan yang dilalui Kemal tak serta meredupkan mimpinya. Di sinilah, kehadiran kita semua sangat berarti dalam menyemangati dan mendukung anak pejuang kanker serta keluarga punya harapan besar dalam menyongsong masa depan. 

Seperti diikhtiarkan oleh Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia sejak berdiri 18 tahun silam, di bawah binaan Pandji Pragiwaksono dan Steny Agustaf, serta pengawasan Indrodjojo Kusumonegoro.

Program pendampingan dilakukan Pita Kuning bagi anak pejuang kanker dari keluarga prasejahtera di Tanah Air, di antaranya berupa dukungan psikososial oleh Pekerja Sosial tersertifikasi Kemensos, dan pemenuhan kebutuhan lain di luar pengobatan medis. Pun, program pemberian dukungan nutrisi bulanan, kegiatan edukatif dan rekreatif, serta pendampingan Psikolog bagi anak dan keluarga. 

Mengisi Childhood Cancer Awareness Month pada September ini, Pita Kuning 'membuka jalan baru' bagi anak pejuang kanker. Tujuannya, untuk memastikan anak pejuang kanker tetap memiliki ruang dan kesempatan untuk menentukan dan mengejar mimpi mereka sendiri. Pita Kuning mengajak lebih banyak pihak dapat melihat perjalanan utuh anak dengan kanker yang tetap memiliki cita-cita, harapan, dan keinginan untuk meraih masa depan laiknya anak lainnya.

“Bagi kami, setiap anak tetaplah anak yang berhak memiliki mimpi. Diagnosis kanker seharusnya tidak membuat mereka kehilangan kesempatan untuk belajar, bermain, dan bercita-cita. Karena itu, kami ingin hadir untuk menemani mereka dan keluarga melalui perjalanan yang mungkin berbeda, agar mereka tetap punya kesempatan untuk mencapai apa yang mereka impikan,” ujar Tyas Amalia, Ketua Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia, di hadapan media massa saat Media Gathering di Rumah Pita Kuning, Jakarta (8/9/2026). 

Hadir 14 Media, Anak Pita Kuning, serta Pembina & Pengawas Pita Kuning. Selain mempererat hubungan dengan rekan-rekan media, Pita Kuning berbagi cerita tentang perjalanan dan milestone yang dilalui untuk membantu anak dengan kanker menemukan 'jalan baru' menuju pencapaian mimpinya.

Sementara itu Indro Warkop, selaku Pengawas Pita Kuning, menyampaikan, 'Membuka jalan baru' bagi anak pejuang kanker adalah tugas bersama. Ikhtiar kolektif dan kolaboratif antara keluarga, tenaga kesehatan, organisasi, media, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya, sehingga anak pejuang kanker terus gembira menjalani hidup.

Pita Kuning giat mengampanyekan “New Paths to Dreams”. Ke depan, di antaranya menggelar talkshow online pada 19 September, bertajuk “From Surviving to Thriving: Perjalanan Anak Tangguh Melawan Kanker”. Kelak hadir dr. Tito Gunantara, Sp.A(K) Onk selaku Hemato Onkologi Anak Primaya Rajawali Hospital Bandung, kemudian Psikolog Anak dan Remaja & Co-Founder @personale.id, Raissa Hadiman, M.Psi., serta caregiver, dan anak Pita Kuning. 

“Pita Kuning tidak dapat berjalan sendiri. Perubahan selalu lahir dari kolaborasi yang bisa dilakukan bersama masyarakat, mitra/komunitas, dan tentunya rekan-rekan media. Kami membuka peluang untuk semua orang yang ingin mendampingi perjalanan anak pejuang kanker dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” pungkas Indro. (*) Annisa Q Aini/MTS             Foto: Dok. Pita Kuning

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X