Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Masyarakat Indonesia di Islamabad Maknai Hari Lahir Pancasila

Kabar KBRI
04 Jun 2018
Masyarakat Indonesia di Islamabad Maknai Hari Lahir Pancasila

hariansuara.com, Islamabad - Rasa persatuan sebagai nilai kehidupan berbangsa sesuai falsafah Pancasila sangat terasa saat masyarakat Indonesia di Pakistan berkumpul di KBRI Islamabad pada tanggal 2 Juni 2018. Dalam suasana ibadah puasa di bulan Ramadan, mereka datang untuk menghadiri rangkaian kegiatan upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila bertepatan dengan peringatan Nuzulul Quran.  

Bertempat di Hall Budaya Nusantara, kegiatan yang dihadiri 200 orang tersebut diawali dengan upacara yang dipimpin oleh Duta Besar RI untuk Pakistan, Iwan Suyudhie Amri. Bertemakan Kita Pancasila: Bersatu, Berbagi, Berprestasi, peringatan hari lahir Pancasila kali ini ingin menghidupkan kembali semangat para Pendiri Bangsa untuk kemajuan dan kemakmuran Indonesia menjadi negara baldatun toyyibatun wa rabbun gafur dengan mewujudkan persatuan, memupuk rasa kebersamaan dan mendorong semangat untuk berprestasi.

Di hadapan staf KBRI Islamabad, anggota Dharma Wanita Persatuan dan mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Islamabad, Dubes Iwan menyampaikan isi pidato Presiden RI mengenai nilai-nilai Pancasila yang selalu relevan bagi bangsa Indonesia sebagai bintang pemandu dalam menjalani kehidupan berbangsa.

"Persatuan dapat ditumbuhkan dengan semangat berbagi sehingga kita sejahtera bersama dan maju bersama. Gotong royong sebagai budaya warisan leluhur misalnya, adalah sumber energi besar Indonesia untuk menggapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat," kata Dubes Amri. "Kita harus memperkokoh kekuatan kolektif bangsa, dan jangan menghamburkan energi dalam perselisihan dan perpecahan. Dengan modal semangat kebersamaan dan kekuatan kolektif yang kokoh, kita akan mampu berprestasi untuk memenangkan kompetisi di antara bangsa-bangsa di dunia. "

Acara peringatan hari lahir Pancasila menjadi lebih bermakna ketika para mahasiswa Indonesia dengan kreatif memadukannya secara segar dengan acara peringatan Nuzulul Quran. Tanpa kehilangan esensi sebagai acara bernuansa keagamaan, belasan mahasiswa dan pelajar menunjukan kemampuannya dalam lomba menyanyi lagu Islami (nasyid). Musik pop yang dipadu dengan lirik bernafaskan islami menjadi cara untuk mengagungkan Tuhan sekaligus membangun nilai-nilai kemanusiaan. 

Suasana menjadi semakin meriah ketika acara lomba menyanyi diselingi dengan quiz sejarah lahirnya Pancasila dan aspek-aspek yang terkandung dalam sila-sila Pancasila. Para Pelajar dan Mahasiswa dengan riang menguji pengetahuan dan pemahaman mereka terhadap nilai-nilai Pancasila melalui kuis ini. 

Melalui kegiatan sinergis peringatan Hari Lahir Pancasila dan Nuzulul Quran dengan makna yang saling memperkuat itu, masyarakat pelajar dan mahasiswa Indonesia di Islamabad diajak untuk mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.  (*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X