
hariansuara.com, Jakarta - Duta Besar RI untuk Afrika Selatan, Salman Al Farisi, telah secara resmi membuka 10 stand Indonesia pada pameran makanan dan minuman terbesar di Afrika, Africa Big Seven, Minggu (24/6).
Pameran yang diselenggarakan berkat kerja sama antara KBRI Pretoria dengan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Kementerian Perdagangan di Johannesburg berlangsung pada tanggal 24-26 Juni 2018 di Galagher Estate, Midrand, Johannesburg, Afrika Selatan dan sampel produk-produk Indonesia dari 14 perusahaan.
14 Perusahaan asal Indonesia tersebut adalah PT. Kaldu Sari Nabati, PT. Riyana Cipta Pangan, Kalbe International, PT. Siantar Top, PT. Indofood Sukses Makmur, PT. Santos Jaya Abadi, PT. Sanco Indonesia, PT. Fresh on Time Seafood, PT. Dua Kelinci, dan PT. ABC President Indonesia, PT. Bonli Cipta Sejahtera, PT. Kiantaka Rasa, PT. Mega Indo Prima, dan PT. Makmur Artha Sejahtera.
Dikutip dari keterangan KBRI Pretoria, Duta Besar RI menyampaikan bahwa kedua negara memainkan peran penting Isebagai lokomotif ekonomi di region masing-masing.
Para pelaku usaha Indonesia baik pengusaha besar, maupun usaha kecil dan menengah harus memanfaatkan KBRI dan ITPC untuk mendorong ekspor Indonesia ke luar negeri. Diharapkan kiprah pengusaha Indonesia berlanjut terus, dan dapat menjaring pembeli potensial dan calon distributor sebanyak-banyaknya pada pameran kali ini.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan Duta Besar bahwa para pengusaha Indonesia perlu mempelajari perilaku konsumen di Afrika Selatan yang sangat setia dengan merk tertentu dan memiliki selera lokal yang berbeda. Tantangan lainnya adalah hingga saat ini pemerintah Afrika Selatan masih memberlakukan tarif yang tinggi antara 5-30% untuk produk makanan. Jadi dalam hal harga, produk dari Indonesia harus lebih kompetitif.
Africa's Big Seven merupakan pameran makanan dan minuman terbesar di Afrika yang mempertemukan pemasok global dengan pembeli. Kegiatan ini akan diikuti oleh 200 exhibitor dari 29 negara dan biasanya dihadiri oleh sedikitnya 15.000 pengunjung. Africa's Big Seven juga merupakan ajang pertemuan tahunan bagi para profesional makanan di seluruh benua guna mendapatkan wawasan tentang perkembangan terbaru yang mempengaruhi industri.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU