Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Tentara 911 dan Polisi Nasional Kamboja Turut Semarakkan HUT RI

Kabar KBRI
18 Aug 2018
Tentara 911 dan Polisi Nasional Kamboja Turut Semarakkan HUT RI

hariansuara.com, Phnom Penh - Peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman KBRI Phnom Penh Pukul 09.00 tadi pagi (17/8) turut dihadiri 40 Tentara 911 dan Polisi Nasional Kamboja.

Sebagian besar dari mereka mengerti dan bisa berbahasa Indonesia karena mendapatkan pengajaran Bahasa Indonesia di Headquarternya. “Indonesia sudah cukup banyak memberikan pelatihan pembangunan kapasitas kepada Tentara Nasional Kamboja, hingga kini, lebih dari 5000 prajurit Paspam PM telah dilatih oleh Paspampres RI. Indonesia juga berjasa dalam pembentukan pasukan khusus Kamboja Brigade 911 yang dilatih oleh Komando pasukan khusus (Kopassus) Indonesia", ujar Kol. Inf. Sunaryo, Atase Pertahanan KBRI Phnom Penh selaku Koordinator Upacara Bendera.

Upacara Bendera berjalan khidmat dan syahdu. Hentakan langkah Pasukan Pengibar Bendera mampu membangkitkan semangat nasionalisme para WNI yang hadir. Anggota Paskibraka tersebut  adalah mahasiswa Indonesia yang sedang studi di National Polytechnic Institute of Cambodia (NPIC), yaitu Yulen Lisapaly, Ichwanus Shafa Ramadhan, Adi Sulyadi dan Edwar Herdiansyah selaku Komandan Upacara. 

Sedangkan mahasiswa lainnya sebagai petugas dan bergabung dengan anak-anak Indonesia usia dini menyanyikan lagu-lagu nasional dan perjuangan. 'Saya ingin menangis saat mengibarkan Bendera Merah Putih, tapi kami tidak boleh menangis, saya bangga dan bersyukur bisa menjadi bagian dari Paskibraka ini' ujar Ramadhan.

Dubes RI untuk Kerajaan Kamboja, Sudirman Haseng yang bertindak sebagai Inspektur Upacara menegaskan pentingnya memupuk rasa nasionalisme antar semua WNI yang ada di Kamboja, mendorong agar masyarakat Indonesia tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta senantiasa menjaga nama baik bangsa.

Hadir pula 15 orang perwakilan pengajar dan murid-murid dari Indonesia-Cambodia Friendship School yang lokasinya berada di Provinsi Prey Veng (sekitar 2 jam dari kota Phnom Penh). “KBRI memfasilitasi kedatangan wakil dari Pihak Sekolah Persahabatan agar mereka dapat lebih mengenal Indonesia, berbaur dengan WNI dan friend of Indonesia lainnya", ujar Dubes Sudirman.

Seusai Upacara Bendera, acara dilanjutkan dengan 'Tumpengan' sebagai wujud syukur; Penyerahan hadiah Independence Sports Day; Pemberian penghargaan dari Dubes RI kepada 3 (tiga) Staf Lokal KBRI sebagai wujud apresiasi terhadap dedikasi dan pengabdiannya; serta penyerahan bantuan kepada Sekolah Persahabatan. Total keseluruhan bantuan kepada Sekolah Persahabatan sekitar USD 20.000 yang diberikan sejak awal tahun 2018 hingga kini. 

Bantuan berasal dari pejabat/staf KBRI termasuk Atase Pertahanan, beberapa pengusaha yang tergabung dalam Indonesia-Cambodia Business Club (ICBC), dan WNI di Sihanoukville, Kamboja yang dikoordinasikan oleh pengusaha Indonesia, Benie (yang secara khusus menyumbangkan 3 komputer, insentif untuk 17 guru dan USD 6000 untuk perbaikan sekolah). Pihak Sekolah Persahabatan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang bermanfaat bagi kemajuan sekolah.

'Kami sangat mengpresiasi kehadiran WNI dan friends of Indonesia serta kerja sama yang baik antara semua anggota panitia bagi suksesnya acara ini" kata Jahardi Fischer Nadeak, Minister Counsellor Politik KBRI Phnom Penh selaku Ketua Panhut ke-73 RI.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X