hariansuara.com, Abu Dhabi - Sedikitnya 500 warga Indonesia dan sejumlah ekspatriat WNA yang tinggal di Uni Emirat Arab (UEA), khususnya Emirat Abu Dhabi bersama-sama menunaikan salat ied berjamaah Selasa (21/8) di kantor KBRI Abu Dhabi
Mereka datang tidak hanya dari Abu Dhabi, namun juga dari beberapa kota lain, seperti Ruwais, Al Ain, dan Madinah Zayed.
Dikutip dari keterangan tertulis KBRI Abu Dhabi, dalam sambutannya Duta Besar RI untuk UEA, Husin Bagis mengajak jamaah yang hadir untuk turut mendukung perjuangan bangsa Indonesia, salah satunya di ajang Asian Games Ke-18 yang tengah berlangsung di Jakarta dan Palembang.
Dubes Husin juga meminta kepada masyarakat Indonesia di UEA untuk turut membantu dan mendoakan korban korban bencana gempa di Lombok, NTB.
Muhammad Sirojuddin, pegawai setempat KBRI Abu Dhabi bertindak sebagai khatib dalam kegiatan salat tersebut. Adapun yang menjadi imam adalah Muhammad Shoifi, yang merupakan salah satu Imam Indonesia yang bertugas di Abu Dhabi.
Dalam khotbahnya, khatib menggarisbawahi tiga pesan dan pelajaran utama yang bisa ditarik dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail terkait ritual penyambelihan kurban, yaitu totalitas kepatuhan kepada Allah SWT, kemuliaan manusia, dan hakikat pengorbanan.
Khatib menutup khotbahnya dengan mengajak jamaah agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia.
“Kita sebagai anak bangsa, mari kita abdikan diri kepada negara agar lebih maju, lebih sejahtera, aman, dan tentram. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia. Jangan terpecah belah oleh perbedaan pendapat dan perbedaan pilihan,” kata khatib asal Cirebon tersebut.
Berbeda dengan di Indonesia, Hari Raya Idul Adha di Uni Emirat Arab pada tahun ini diperingati pada hari Selasa (21/8/2018). Hal ini didasarkan atas putusan Supreme Court Arab Saudi pada tanggal 12 Agustus silam.
Pemerintah UEA sendiri selama ini mengikuti Arab Saudi dalam hal penetapan awal Ramadhan, Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU