Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Indonesia dan Pakistan Dorong Perdagangan Selain Kepala Sawit

Kabar KBRI
30 Sep 2018
Indonesia dan Pakistan Dorong Perdagangan Selain Kepala Sawit

hariansuara.com, Islamabad- Indonesia dan Pakistan mendorong peningkatan kerja sama ekonomi dan perdagangan diluar produk unggulan minyak kelapa sawit. Upaya ini dinilai dapat membuka peluang yang lebih besar dalam pengembangan pasar berbagai produk Indonesia lainnya dengan memanfaatkan potensi serta posisi Pakistan yang strategis.

"Kita harus berinovasi mencari cara untuk meningkatkan kerja sama Indonesia dan Pakistan beyond palm oil," tutur Dubes RI untuk Pakistan, Iwan Suyudhie Amri. Total nilai perdagangan bilateral tahun 2017 sebesar USD 2,64 miliar, dengan surplus Indonesia sebesar 2,15 milyar, minyak sawit berkontribusi sebesar 60% terhadap ekspor Indonesia.

KBRI Islamabad mengunjungi Multan Chamber of Commerce and Industry (MCCI). Posisi Multan cukup strategis sebagai kota terbesar keempat di Provinsi Punjab, setelah Lahore, Faisalabad, dan Sialkot dengan populasi sebesar 4,5 juta, kaya akan sumber daya alam juga produk pertanian dan tekstil. Ada beberapa komoditas yang diperdagangkan oleh Indonesia dan Pakistan yang dapat ditingkatkan nilai tambahnya dan hal itu akan memberikan manfaat lebih besar bagi ekonomi kedua negara.

Selama berinteraksi dengan para pengusaha di KADIN Multan, Dubes Iwan mengajak untuk menciptakan hubungan perdagangan yang lebih produktif dan berkesinambungan. Berbagai kelebihan yang dimiliki oleh Multan sebagai pusat industri pertanian, tekstil, makanan olahan, kulit, pupuk, sabun, kosmetik dan LPG dapat menjadi pijakan bagi peningkatan diversifikasi kerja sama hubungan dagang Indonesia. 

Para pengusaha di Multan menyampaikan harapan antara lain untuk mengajak perusahaan Indonesia yang minat berinvetasi joint venture pada bidang packing minuman olahan.

"Multan sangat kaya dengan buah-buahan, namun kurang memiliki teknologi dan keahlian yang baik dalam hal packing untuk minumam kalengan atau juice seperti Indonesia," tutur Asrar Ahmad Malik Presiden MCCI.

Hal lain yang dimintakan adalah pada penyedian pupuk herbal untuk tanaman pertanian yang ramah lingkungan dan kesehatan, peningkatan kapasitas building dan peberdayaan pengusaha perempuan, pariwisata, selain pertukaran delegasi misi dagang dan partisipasi pada berbagai pameran dagang. 

"Kami akan segera tindaklanjuti berbagai permintaan dari para pebisnis Multan," ujar Dubes Iwan. Untuk lebih mengenalkan Indonesia dan berbagai keunggulan multi produk dalam negeri, para pelaku usaha Multan diundang untuk menghadiri Trade Expo Indonesia (TEI) pada 24-28 Oktober 2018 di ICE BSD Banten. Dengan hadir di TEI akan terbuka peluang kerja sama perdagangan dan investasi timbal balik untuk produk makanan minuman dan produk-produk lainnya.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X