Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Ide Sekretariat Fatwa Internasional Dibahas Dubes RI dan Ulama Mesir

Kabar KBRI
01 Jun 2016
Ide Sekretariat Fatwa Internasional Dibahas Dubes RI dan Ulama Mesir

 

Jakarta - Duta Besar RI untuk Republik Arab Mesir, Helmy Fauzy melakukan kunjungan kehormatan ke kantor Darul Ifta (Lembaga Fatwa Mesir). Selain mengunjungi Grand Mufti Dr Shawky Abdul Kareem Allam, Dubes Helmy juga berdiskusi tentang ide pembentukan Sekretariat Fatwa Internasional.

 

Grand Mufti Shawki berharap Indonesia berpartisipasi dalam Sekretariat Fatwa Internasional. Karena itu, dirinya berharap ada ulama atau cendekiawan Muslim Indonesia yang dinominasikan untuk menjadi bagian forum ini. Rencananya, forum ini beranggotakan para ulama dan cendekiawan Muslim dari seluruh dunia.

 

"Tawaran ini merupakan suatu kehormatan bagi Indonesia jika ada ulama atau cendekiawan Muslim dari Indonesia yang dapat menjadi anggota Sekretariat Fatwa Internasional," ujar Dubes Helmy seperti dilansir dari keterangan tertulis KBRI Mesir, Rabu, (1/6/2016).

 

Dubes Helmy menyambut baik inisiatif Grand Mufti Shawki membentuk Sekretariat Fatwa Internasional. Sebab, pembentukan forum tersebut sangat penting dalam dinamika politik internasional yang terjadi saat ini. "Berkaca dalam situasi saat ini, membentuk Sekretariat Fatwa Internasional memang mendesak," tegasnya.

 

Dubes Helmy lebih lanjut berharap Grand Mufti Shawki tidak pernah lelah untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat barat tentang Islam. Sebab, hingga kini masih banyak kelompok yang melakukan distorsi atas esensi Islam yang sebenarnya. Dirinya juga  mengundang Grand Mufti Shawki berkunjung ke Indonesia guna memberi pencerahan ke berbagai pesantren dan institusi pendidikan tinggi Islam.

 

"Penjelasan pada masyarakat Indonesia secara umum bahwa pengeluaran fatwa tidak bisa dilakukan secara sembarangan saat ini sangat relevan untuk diberikan," urai Dubes Helmy.

 

Secara khusus, mantan anggota DPR ini mengucapkan terima kasih atas beasiswa Darul Ifta pada 40 mahasiswa Indonesia setiap tahunnya untuk mendapatkan pelatihan pembuatan fatwa. Studi ini akan menciptakan calon ulama di Indonesia yang memiliki pemahaman dan pengetahuan memadai tentang seluk beluk pembuatan fatwa yang benar dan berimbang. Dan tahun 2016 ini, pelatihan pembuatan fatwa di Darul Ifta sudah mencapai angkatan ke-9.

 

Sekedar informasi, beberapa kegiatan Darul Ifta yang terkait dengan penyebaran fatwa antara lain penerbitan majalah ilmiah tentang fatwa dan isu-isu keagamaan, serta penerbitkan buku mengenai 20 isu keagamaan yang ditulis dalam bahasa Arab, Inggris dan Perancis. Buku-buku ini nantinya akan disebar ke seluruh dunia. Sasaran buku ini adalah penyebaran pemahaman islam moderat bagi para pemuda. 

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X