Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Budaya Indonesia Hadir di Bani Sweif

Kabar KBRI
19 Apr 2019
Budaya Indonesia Hadir di Bani Sweif

hariansuara.com, Jakarta - KBRI Cairo kembali menghelat penampilan budaya Indonesia bagi masyarakat Mesir yang kali ini dilaksanakan di Kota Provinsi Bani Sweif Mesir pada Selasa, (16/4/2019) lalu. 

Acara tersebut bertajuk "Hari Budaya Indonesia-Mesir" bekerja sama dengan Komite Nasional Pemuda Pembangunan Mesir dan bertempat di auditorium Universitas Bani Sweif dan menampilkan berbagai kebudayaan Indonesia dan Mesir. Dan dihadiri oelh Duta Besar RI Cairo, Bapak Helmy Fauzy, bersama Gubernur Bani Sweif, Mustasyar Hani Abdel Gabbar.

Pada acara tersebut, Indonesia menampilkan tarian Ratuh Jaro, Lenggang nyai, Zapin dan tari Bali yang dipersembahkan oleh tim tari Pusat Kebudayaan Indonesia (PUSKIN) binaan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Cairo. 

Di awal acara, Indonesia menampilkan musik angklung yang dibawakan siswa-siswa Sekolah Indonesia Cairo (SIC) untuk mengiringi lagu dangdut yg telah diubah ke dalam bahasa Arab dan lagu Tsalat Daqqat yang saat ini sedang hits di Mesir. Para penonton pun ikut hanyut dalam tampilan angklung dan bersama2 ikut menyanyikan lagu tersebut.  Adapun pihak Mesir menampilkan tarian Tongkat Shaid, Tarian Petani dan Tarian Tannurah.

Duta Besar RI menyampaikan acara ini bertujuan mempererat hubungan kedua negara melalui kebudayaan. "Mesir selalu di hati bangsa Indonesia, sebab bangsa Indonesia mengetahui bahwa Mesir merupakan negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia" ucap Helmy Fauzy. 

"Ke depan, kita perlu merawat dan mengembangkan kerja sama ini di berbagai level yang dapat memberikan manfaat bagi kedua bangsa, terutama bidang pendidikan, kebudayaan, perdagangan dan politik" imbuh Helmy.

Di sisi lain, Prof. Dr. Manshur Hasan, Rektor Bani Sweif University, menyampaikan harapannya agar pihak Bani Sweif University dapat mengambil peranan dalam mengembangkan hubungan kedua negara.

Gubernur Bani Sweif menegaskan kedekatan antara Mesir dan Indonesia. Ia juga menegaskan banyaknya potensi di kedua belah pihak yang dapat dikerjasamakan, baik di bidang pendidikan maupun ekonomi dan perdagangan, terutama karena Bani Sweif merupakan salah satu kawasan yang sangat subur dan menghasilkan produk pertanian yang melimpah ruah, terutama buah-buahan, sayuran dan tanaman herbal.

 Bani Sweif adalah Ibu kota Provinsi Bani sweif yang berjarak sekitar 160 KM dari kota Cairo.(*)

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X