
hariansuara.com, Lahore-Pakistan - Lebih dari 90 WNI beserta keluarga menikmati suasana hangat Indonesia dalam acara silaturahmi dengan Tim Konsuler KBRI Islamabad di Lahore.
Acara yang dirancang para WNI dan didorong oleh KBRI Islamabad tersebut menjadi ruang ekspresi dan kreasi di bidang kuliner. Mereka memasak rendang, bakso, gado-gado, rempeyek, kue pukis, dan banyak makanan khas Indonesia lainnya. Semua menikmati dan larut dalam kehangatan tali silaturahmi sekaligus obat kangen yang mujarab akan Tanah Air.

Dubes Berikan Jelaskan Aturan Kekonsuleran bagi WNI
Dubes RI Iwan Suyudhie Amri menyampaikan terima kasih kepada para WNI yang bersuamikan warga negara asing. Dalam kesibukan mereka, tapi masih bersedia meluangkan waktu hadir dalam pertemuan dengan KBRI Islamabad. Mereka datang dari berbagai daerah di Provinsi Punjab, bahkan ada yang tinggal berjarak cukup jauh dari Lahore.
Silaturahmi KBRI Islamabad dengan para WNI di wilayah akreditasi Pakistan ini dilakukan selain untuk memastikan perlindungan negara terhadap WNI, juga untuk menyampaikan informasi terkini tentang aturan kekonsuleran dan keimigrasian yang penting bagi WNI di luar negeri. Di antaranya, membahas topik menarik mengenai berbagai aplikasi online seperti Safe Travel dan Lapor Diri online bagi WNI.
"Dengan menggunakan aplikasi Safe Travel, WNI yang menemui kesulitan saat bepergian ke luar negeri dapat segera dibantu oleh Perwakilan RI terdekat atau WNI lain yang ada di sekitarnya,” jelas Koordinator Fungsi Protkons KBRI Islamabad. "Untuk menjalin komunikasi, para WNI juga dapat berkomunikasi dengan KBRI melalui WhatsApp group WNI, menghubungi telepon Hotline KBRI untuk pelindungan WNI yang standby 24 jam, atau menyampaikan pesan di akun media sosial KBRI Islamabad."

Dalam pertemuan silaturahmi tersebut, WNI berkesempatan mengurus dokumen kekonsulerannya (paspor RI, dll), mendapat penjelasan tentang peraturan keimigrasian terbaru dari Pemerintah Indonesia dan Pakistan, juga curhat kepada Dubes RI dan staf KBRI yang hadir perihal lika-liku hidup mereka di Pakistan. Suasana bertambah hangat dan akrab dengan sesi menyanyi, menari poco-poco bersama dan juga berjoget diiringi lagu-lagu favorit mereka.
Pertemuan hari itu diapresiasi oleh WN Pakistan yg beristrikan WNI. "Selaku warga negara Pakistan, saya sangat mengapresiasi KBRI Islamabad yang sangat aktif melakukan pertemuan dengan masyarakatnya. Kegiatan seperti ini sangat penting sehingga WNI selalu merasa aman dan terlindungi oleh pemerintahnya. Saya pernah tinggal di AS selama lebih kurang sepuluh tahun, namun saya tidak pernah melihat kegiatan semacam ini dilakukan oleh Kedutaan Pakistan untuk kami yang tinggal di negara lain," imbuh Rauf Mustaq, suami ibu Agustina asal Jakarta. (*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU