
hariansuara.com, Jakarta - KBRI Kyiv menghadirkan suasana Indonesia di acara Festival Indonesia 2019 yang digelar di pusat perbelanjaan Lavina Mall, Kyiv, ibukota Ukraina pada 6 - 7 September 2019.
Selama dua hari berturut-turut masyarakat Kyiv dan sekitarnya, pengunjung mall terbesar di ibukota ini sempat dikejutkan oleh pemandangan eksotis yang tidak biasa mereka temukan, yaitu keragaman budaya sebuah negeri yang jaraknya ribuan kilometer kini hadir di depan mata mereka.
Menurut Ketua Pelaksanan Kegiatan yang juga Pejabat Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya (Pensosbud) Gatot A. Djemirin, Festival Indonesia kali ini mempromosikan budaya sekaligus makanan tradisional Nusantara agar semakin terkenal di Ukraina. Melalui Festival Indonesia, masyarakat Ukraina bisa melihat dan merasakan langsung budaya dan masakan Indonesia.
Festival tahunan ini selalu diramaikan oleh pagelaran tari dan Fashion show oleh para mahasiswi Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nasional Taras Shevchenko. Kali ini tampil juga beberapa gadis Ukraina yang mahir membawakan tarian Indonesia seperti Maryna Kirilchuk yang membawakan tari Bajidor Kahot, Diana Nazarko dan Marta-Maria Astafyefa membawakan tarian Bali seperti Pendet, Viktoria Marmurash mantan peserta Darmasiswa yang mahir menari Bali Teruna Jaya dan Margapati.
Acara juga diramaikan dengan parade busana tradisional Indonesia yang menampilkan busana batik tanah air, sajian penganan lokal Indonesia hingga door prize. , Dubes RI untuk Ukraina Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi menyampaikan bahwa Festival Indonesia ini merupakan sumbangsih KBRI Kyiv bagi masyarakat Ukraina agar dapat melihat dari dekat keragaman budaya Indonesia. Festival Indonesia dipersembahkan kepada masyarakat Ukraina agar dekat dengan Indonesia dan memiliki sosio kultur yang mirip dengan Indonesia.
Dubes juga mengungkapkan kegiatan Festival Indonesia ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan peringatan hari Kemerdekaan RI yang ke-74 yang digelar KBRI Kyiv. "Dengan adanya Festival Indonesia 2019 ini, diharapkan terjadi peningkatan bisnis dan budaya," ujarnya.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU