Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Blood Donation Camp di KBRI Islamabad: Pendonor Adalah Pahlawan

Kabar KBRI
16 Sep 2019
Blood Donation Camp di KBRI Islamabad:  Pendonor Adalah Pahlawan

hariansuara.com, Jakarta - "Aksi heroik menyelamatkan jiwa manusia bisa dilakukan siapa saja tanpa melihat asal kebangsaan, status sosial, latar belakang agama maupun usia", demikian disampaikan Dubes RI Iwan Amri membuka kegiatan Donor Darah di Aula Budaya Nusantara KBRI Islamabad, Sabtu, (14/9/2019).

Mengutip slogan terkenal every blood donor is a hero, Dubes Iwan menegaskan bahwa setiap pedonor telah menunjukan rasa solidaritas yang mulia sekaligus menyelamatkan jiwa sesama.

Lebih dari 150 orang hadir dalam kegiatan tersebut dari kalangan diplomatik, media, kampus, dan keluarga besar KBRI Islamabad. Bekerjasama dengan Pakistan Red Crescent Society (PRCS), tahun ini kegiatan donor darah menjadi yang keempat kali dan melibatkan kalangan pendonor muda dari mahasiswa dan akademisi Pakistan.

Jumlah kantung darah yang terkumpul dari kegiatan ini selalu meningkat setiap tahun. PRCS mencatat 86 kantung darah diperoleh dari kegiatan kali ini. Meningkat 10% dari tahun lalu.

Dr. Wasifa Mutassem, Asisten Direktur PRCS, yang memimpin tim PRCS pada kegiatan donor darah tersebut, mengapresiasi bahwa inisiatif tahunan KBRI Islamabad ini telah berkontribusi pada ketersediaan darah di Pakistan. "KBRI Islamabad menjadi salah satu institusi penyumbang darah terbanyak," tutur Dr. Wasifa. 

Dalam peringatan Hari Donor Darah Sedunia, pada 4 September 2019, PRCS memberikan penghargaan untuk inisiatif KBRI tersebut.

Menegaskan pernyataan Dr. Wasifa, Dubes Iwan menyampaikan bahwa aksi donor darah di KBRI Islamabad merupakan "bentuk solidaritas, persahabatan, dan persaudaraan dengan saudara- saudara kami masyarakat Pakistan. Indonesia dan Pakistan memiliki sejarah hubungan persaudaraan yang kuat. Kerjasama kami dengan PRCS bertujuan agar budaya peduli dan berbagi bisa terpelihara demi menyelamatkan hidup saudara-saudara Pakistan yang memerlukan.

Mendahului kegiatan donor darah, Dubes RI mengajak hadirin untuk sejenak mengheningkan cipta sebagai penghormatan kepada Presiden ketiga RI Profesor B.J. Habibie yang wafat pada 11 September 2019. Dengan latar belakang keilmuannya dan hasil riset yang menghasilkan Teori Crack yang diakui dunia internasional, beliau disebutkan menjadi bapak teknologi Indonesia dan dikenal sebagai penggagas industri penerbangan nasional. 

Pada kesempatan itu juga Dubes Iwan secara simbolis menyerahkan donasi 4 buah tempat tidur lipat kepada Dr.  Wasifa untuk mendukung kegiatan operasional PRCS.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X