Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Dorong Kerja Sama Ekonomi, KBRI Islamabad Gelar Forum Bisnis

Kabar KBRI
08 Oct 2019
Dorong Kerja Sama Ekonomi, KBRI Islamabad Gelar Forum Bisnis

hariansuara.com, Islamabad - Beberapa waktu lalu, Dubes RI untuk Pakistan, Iwan Suyudhie Amri, menyampaikan di hadapan para pelaku usaha Rawalpindi, Pakistan di acara Indonesia-Pakistan Business Forum, bahwasanya total nilai perdagangan Indonesia-Pakistan 2018 menyentuh angka USD 3,1 miliar, meningkat dari USD 2,2 miliar pada 2016. Berbagai upaya pun dilakukan untuk mendorong peningkatan kerja sama ekonomi bilateral.

Sebanyak 120 pengusaha Pakistan yang tergabung dalam Rawalpindi Chamber of Commerce and Industry (RCCI), hadir dalam acara kolaborasi antara KBRI Islamabad dengan RCCI, yang mengambil tema Exploring Economic Opportunities and Cooperation. Kesempatan itu membahas potensi kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi kedua negara, serta memfasilitasi networking antara KADIN Indonesia dengan RCCI untuk pelaksanaan kerja sama yang konkret pada masa mendatang. 

Forum bisnis menghadirkan narasumber dari KADIN Indonesia, Mufti Hasan Hamka, Wakil Ketua Komite Tetap Timur Tengah, dan Ridwan Hamid, Ketua Komite Bilateral Pakistan, Afghanistan, Oman, Iraq, dan Syria, serta RCCI, Mr. Sohail Altaf (Group Leader RCCI) dan Hamza Sarosh (Vice President RCCI). Para narasumber dari masing-masing KADIN berbagi informasi mengenai peluang ekonomi dan potensi bisnis yang dapat dilakukan oleh para pelaku usaha kedua negara.

KBRI Islamabad juga menghadirkan dua pengusaha Pakistan--Mr. Ali Tariq Matto dari Mattosons Corporation, importir produk Indonesia, dan Mr. Shahid Sultan dari Zahid Kinno Grading, investor Pakistan pemilik pabrik sabun di Kawasan Ekonomi Khusus Jababeka. Mereka menyampaikan success story dan kiat berbisnis mereka dengan Indonesia.

Dalam sambutannya, Dubes RI menekankan tentang pentingnya memupuk terus hubungan perdagangan bilateral yang berkesinambungan. “Indonesia dan Pakistan harus memberikan perhatian bagi hubungan perdagangan yang berkesinambungan,” ucap Dubes Iwan Amri. 

Nilai perdagangan bilateral Indonesia-Pakistan pada 2018 merupakan yang tertinggi di antara negara-negara anggota ASEAN dengan surplus perdagangan berada di pihak Indonesia. “Dalam semangat memupuk kesinambungan hubungan perdagangan tersebut, Indonesia memberikan tambahan pos tarif 0% (nol) bagi 20 produk Pakistan dan mulai mendorong investasi Indonesia ke Pakistan”, sambung Dubes Iwan yang ditanggapi positif oleh para pengusaha yang hadir. 

Dubes Iwan menyampaikan bahwa hubungan perdagangan tidak harus hanya dilihat dari besarnya ketidakseimbangan neraca perdagangan. Hal itu tidak menjadi masalah selama kerja sama tersebut mampu membangkitkan aktivitas ekonomi serta industri domestik kedua negara secara proporsional sesuai kapasitas supply dan demand.

Hal senada juga disampaikan Presiden RCCI, Mr. Saboor Malik, yang menyoroti perlunya kedua pelaku usaha Indonesia dan Pakistan lebih meningkatkan interaksi melalui berbagai kegiatan seperti pertukaran delegasi bisnis, kerja sama pameran dan bincang bisnis, promosi wisata, dan joint venture

“Sebagai langkah awal, kami merencanakan pengiriman delegasi bisnis RCCI ke Indonesia melalui koordinasi dengan KBRI Islamabad dalam waktu dekat,” ujar Saboor. 

Acara forum bisnis yang berlangsung informatif dan produktif itu ditutup dengan penandatanganan Minutes of Meeting antara KADIN Indonesia dengan RCCI serta penyerahan cinderamata kepada para narasumber. (*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X