
hariansuara.com, Jakarta - Dubes Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya memimpin delegasi dari Singapura dengan membawa 52 potential buyers ke Trade Expo Indonesia (TEI), salah satu perusahaan, yaitu Jeewa Ltd Singapore melakukan penandatanganan MoU dengan dua perusahaan Indonesia, yaitu CV Yan’s Fruit (PT. Dailygreen Agro Indonesia) sebesar USD 4.5 juta untuk pembelian produk sayuran, buah-buahan dan seafood, serta dengan PT. Soka Cipta Niaga senilai USD 1 juta untuk pembelian produk kaos kaki berbahan halal dan proses pembuatan yang ramah lingkungan.
Dubes Ngurah Swajaya menambahkan bahwa di tengah ketidakpastian perekonomian global dan ancaman resesi ekonomi, optimisme masih kuat untuk kerja sama bilateral Indonesia-Singapura di berbagai bidang, termasuk perdagangan. Meskipun trend perdagangan dunia terus menurun akibat trade war, namun neraca perdagangan non-migas Indonesia-Singapura sejak tahun 2016 dan 2017 mencatat surplus lagi bagi Indonesia.
Untuk periode Januari-Juli 2019 total perdagangan non-migas sebesar USD 17.28 miliar dengan surplus untuk Indonesia sebesar USD 137 juta. Neraca perdagangan bilateral sektor non-migas 3 tahun terakhir juga menunjukan kinerja positif untuk Indonesia. Tahun 2018 total perdagangan non-migas sebesar USD 18.58 miliar dengan defisit untuk Indonesia sebesar USD 579; tahun 2017 total perdagangan non-migas sebesar USD 17.37 miliar dengan surplus untuk Indonesia sebesar USD 805 juta; dan tahun 2016 total perdagangan non-migas kedua negara senilai USD 17 miliar dengan surplus untuk Indonesia sebesar USD 1.6 miliar.
“Diharapkan dengan penyelenggaraan TEI dapat meningkatkan ekspor produk Indonesia ke luar negeri, termasuk Singapura. Singapura harus dilihat sebagai trading hub untuk masuk ke pasar internasional yang lebih besar”, ujar Dubes Ngurah Swajaya.(*)
Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting
KOMENTAR TERBARU