Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Rumah Kreatif Indonesia Hebat Kunjungi Ukraina Promosikan Produksi Indonesia

Kabar KBRI
21 Oct 2019
Rumah Kreatif Indonesia Hebat Kunjungi Ukraina Promosikan Produksi Indonesia

hariansuara.com, Jakarta - Dewan Pimpinan Nasional Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) yang dipimpin langsung oleh Ketua Umumnya, Kris Budiharjo kunjungi Ukraina pada 14 – 17 Oktober 2019.

Mereka menghadirkan para pelaku bisnis Indonesia dari berbagai bidang usaha, antara lain PT Surya Persada Intiguna Nusantara/SPIN, Circle Concordia Coffee, Petrovina Arka Baruna, RMB Collection, PT Kapasl Api-Excelso, House of Marsya, termasuk pebisnis bidang pengadaan alutsista/alphankam dan asosiasi pengrajin tenun ikat termasuk desainernya, Anna Mariana di negara terbesar di Eropa (42 juta) setelah Rusia.

Acara promosi memperkenalkan produksi kreatif Indonesia pun digelar selama seharian penuh pada tanggal 16 Oktober 2019 di arena Business Centre kota Kharkiv yang berjarak sekitar 500 km dari Kyiv, ibukota Ukraina. 

Bekerjasama dengan KBRI Kyiv dan Konsul Kehormatan RI di kota Kharkiv, Aleksander Feldman yang baru dilantik pada hari itu juga oleh Dubes RI, mereka menggelar kegiatan B2B Meeting , pameran dagang, dan peragaan busana kain tenun ikat. 

Aleksander Feldman dalam sambutannya menyampaikan kebanggaan dan kehormatannya menjadi Konhor RI untuk kota Kharkiv dan berjanji akan menjembatani kerjasama RI dengan kota Kharkiv di bidang ekonomi, perdagangan, pendidikan, pariwisata, budaya dan menyatakan kesiapannya menjalankan kepentingan RI di wilayahnya.

Selesai pelantikan Konsul Kehormatan, berlangsung acara B2B Meeting. Pihak Indonesia mempresentasikan ragam produk dan industri Indonesia serta kemungkinan kerjasama yang ditawarkan baik ekspor produk makanan ringan, kopi dan the, ragam benang untuk industry tekstil, pakaian jadi dari bahan tenun ikat, charcoal, Teknik pemberdayaan sumur/kilang minyak tua, termasuk menjajaki kemungkinan tawaran kerjasama investasi. Sementara itu pihak Ukraina menghadirkan calon mitra bisnis bidang ekspor-impor produksi pertanian dan makanan olahan, gandum, farmasi, Teknik industry, IT, teknin infrastruktur, konstruksi dan rekayasa teknologi, serta fasilitas Kawasan perdagangan.

Untuk memperkenalkan salah satu produksi yang telah menjadi icon budaya bangsa, seperti kain tenun ikat promosi dagang dirancang dengan memadukan sentuhan budaya Indonesia. Karenanya, tidak tanggung-tanggung, ikut dalam rombongan misi RKIH ini perancang busana terkenal Anna Mariana.

Dubes RI, Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi memuji keberanian RKIH yang jauh-jauh datang ke Ukraina untuk memperkenalkan produksi putra bangsa ke negara ini dan membuka pintu ekplorasi pasar Ukraina melalui kota Kharkiv. Sebagai negara yang jumlah penduduknya 42 juta terbanyak di kawasan Eropa Timur, Ukraina memang merupakan pasar yang menarik bagi komoditi tradisional Indonesia.

Sementara itu, setelah melihat sendiri Kris Budiharjo yakin bahwa pihaknya akan dapat menaklukkan pasar Ukraina yang masih terbuka lebar bagi produksi Indonesia, apalagi Ukraina merupakan satu-satunya negara di Eropa yang tidak memberlakukan pelarangan impor palm oil.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X