Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Batik Semakin Dikenal di Rusia

Kabar KBRI
05 Nov 2019
Batik Semakin Dikenal di Rusia

hariansuara.com, Moskow - Batik sebenarnya sudah cukup dikenal di Rusia, bahkan dipelajari sebagai suatu pendidikan seni. Tercatat, 4 tahun lalu Sekolah Batik Moskow yang didirikan oleh Nadezhda Ulumbekova, yang mengaku telah mulai mempelajari batik sejak 22 tahun lalu di Sekolah Seni di Moskow. 

Dalam pertemuan dengan Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarus, M. Wahid Supriyadi, pada 30 Oktober lalu Nadezhda mengakui kekagumannya pada batik, terutama batik dari Indonesia yang sangat khusus dan pengerjaannya rumit sekali.

Menurut Nadezhda, batik Indonesia sangat bagus dan menarik dengan aneka ragam corak. Ketertarikan terhadap batik Indonesia semakin besar setelah dia mengikuti workshop batik yang diselenggarakan selama Festival Indonesia di Moskow. Dan pada Festival Indonesia keempat awal Agustus lalu dia diberi kesempatan untuk berpartisiasi.

“Dengan mengetahui batik Indonesia saya dapat menambah wawasan dan berbagi pengetahuan kepada murid-murid saya tentang batik,” kata Nadezhda yang sejak kecil mempelajari dan menggemari seni lukis.

Nadezhda menuturkan bahwa batik di Rusia berbeda dari batik Indonesia yang merupakan seni tradisional dibuat dengan canting dan juga sebagai pakaian keseharian. Batik di Rusia adalah salah satu aliran dalam seni yang memiliki banyak penggemar.

“Kami menggunakan teknik cold batik, yaitu dengan cara melukis langsung pada bahan/kain,” ujar Nadezhda sambil memperlihatkan karya-karya seni batiknya kepada Dubes Wahid.

Yang unik, di sekolahnya kebanyakan dia mengajar membatik secara online sejak tahun 2015. Pesertanya banyak, tidak hanya dari Rusia, tetapi juga orang Rusia yang tinggal di berbagai negara, seperti Perancis, Jepang, Kanada, Italia, dan Lithuania. Nadezhda juga aktif memperkenalkan dan berkomunikasi dengan publik mengenai batik karyanya melalui berbagai media sosial yang memiliki cukup banyak pengikut. Karya seni batik yang dibuat terutama untuk dekorasi, lukisan kain, pakaian dan barang-barang interior.

Dubes Wahid mengemukakan bahwa batik adalah warisan leluhur bangsa Indonesia yang memiliki keanearagaman motif. Batik tersebar di seluruh daerah Indonesia dan ragam batik ada yang berupa batik tulis, batik cap, dan batik cetak (printing). 

“Kita bisa lihat batik dari titik-titik lukisannya seperti ini,” kata Dubes Wahid kepada Nadezhda sambil menunjukkan jaket batik kreasi salah satu desainer Indonesia, Ferry Sunarto, yang dikenakannya.

Dubes Wahid mendukung keinginan Nadezhda berkunjung ke Indonesia untuk mengetahui batik Indonesia. Dubes Wahid berharap Nadezhda dapat turut lebih memperkenalkan batik Indonesia di Rusia yang saat ini sudah mulai dikenal. Menurut Dubes Wahid, penyelenggaraan empat kali Festival Indonesia di Moskow berdampak besar pada promosi batik Indonesia di Rusia.

“Diharapkan batik Indonesia semakin diminati di Rusia, baik untuk aksesoris, seni, atau hiasan interior, termasuk pakaian. Diharapkan juga ke depan terdapat butik-butik batik di Rusia,” tegas Dubes Wahid. (*) 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X