Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Dubes RI Serahkan Surat Kepercayaan Kepada Presiden Suriah

Kabar KBRI
17 Nov 2019
Dubes RI Serahkan Surat Kepercayaan Kepada Presiden Suriah

hariansuara.com, Jakarta - Duta Besar Wajid Fauzi menyerahkan Surat-surat Kepercayaan (Credentials) dari Presiden RI YM. Jokowi Dodo kepada Presiden Republik Arab Suriah YM. Bashar al Assad di Istana Kepresidenan, pada 13 November 2019.

Acara penyerahan surat-surat kepercayaan tersebut disaksikan oleh Menteri Luar Negeri Suriah YM. Waled al Moallem dan Menteri Urusan Kepresidenan YM. Manzour Azzam.

Setelah acara penyerahan surat-surat kepercayaan, Duta Besar RI yang didampingi oleh Pelaksana Fungsi Politik, Pelaksana Fungsi Protokol dan Konsuler serta Pelaksana Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya diterima dalam sebuah pertemuan yang hangat oleh Presiden Bashar al Assad.

Dalam pertemuan tersebut Presiden Bashar al Assad menyampaikan apresiasi atas hubungan persahabatan yang terjalin baik selama ini. Presiden Suriah juga menghargai kebijakan Pemerintah Indonesia yang tidak pernah menutup Kedutaan Besarnya di Damaskus bahkan selalu menempatkan Duta Besar selama masa konflik di Suriah berlangsung.

Presiden Bashar al Assad juga memuji upaya dan langkah pemerintah Indonesia yang dinilai berhasil dalam membawa peningkatan ekonomi Indonesia yang pesat dalam beberapa tahun terakhir, bahkan menempatkan Indonesia ke dalam jajaran ekonomi terbesar di dunia (G20). Lebih lanjut Presiden Suriah menyampaikan kesan positif terhadap pemerintah dan rakyat Indonesia yang dapat mengelola perbedaan dan menghindari konflik ditengah kemajemukan yang ada.

Duta Besar RI menyampaikan kesiapan untuk mendorong kerjasama yang lebih erat lagi dengan Suriah di bidang-bidang yang bermanfaat bagi kepentingan rakyat kedua negara.  Dubes RI sampaikan bahwa dalam beberapa bulan terakhir telah dilakukan kegiatan baik promosi seni dan budaya maupun promosi ekonomi dan perdagangan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat kedua negara seperti mahasiwa, pengajar, pebisnis, alim alama dan lain sebagainya.(*)

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X