Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Beasiswa Indonesia, Membangun Persahabatan Indonesia-Pakistan

Kabar KBRI
25 Jan 2020
Beasiswa Indonesia, Membangun Persahabatan Indonesia-Pakistan

hariansuara.com, Islamabad. Tidak bisa dipungkiri bahwa semua upaya bersama untuk mengembangkan people-to-people contact akan menghidupkan kembali kedekatan hubungan bangsa Indonesia dan Pakistan, menuju kesejahteraan dan kemakmuran bersama. Hal ini disampaikan Dubes Iwan Amri di hadapan mahasiwa dan civitas academica Virtual University (VU) di Lahore.

Dalam kunjungan ke kampus VU untuk promosi beasiswa Darmasiswa dan Kemitraan Negara Berkembang (KNB) tersebut, Dubes Iwan berkesempatan menyampaikan pandangan mengenai sejarah hubungan kedua bangsa, Indonesia dan Pakistan, yang sangat erat sejak sebelum kemerdekaan. Namun saat ini dapat dikatakan generasi muda Pakistan kurang mengenal Indonesia. 

“Untuk itu, kehadiran saya di kampus VU ini mengundang mahasiwa Pakistan untuk datang ke Indonesia, menuntut ilmu di universitas terbaik di sana, dan mengenal lebih baik semua aspek mengenai Indonesia,” jelas Dubes Iwan mengantarkan kedua skema beasiswa tersebut

Program Darmasiswa dimulai sejak 1974 dan saat ini dikuti oleh 185 negara, termasuk Pakistan. Sejak 2006, sebanyak 18 mahasiwa Pakistan telah mengikuti program Darmasiswa. 

Dirancang untuk meningkatkan hubungan budaya dan pemahaman yang lebih kuat di antara negara-negara yang berpartisipasi, program ini mendorong minat terhadap bahasa, seni dan budaya Indonesia di kalangan anak muda dari negara lain. 

“Melalui program Darmasiswa, mahasiwa Pakistan mempelajari bahasa Indonesia dan dapat menemukan banyak karakteristik menarik tentang budaya Indonesia,” Dubes Iwan menambahkan.

Apa yang disampaikan Dubes Iwan diamini oleh Aasma Safdar, lulusan magister manejemen rumah sakit dari Universitas Padjadajaran di tahun 2016. Aasma yang fasih berbahasa Indonesia menceritakan pengalamannya yang menyenangkan selama tiga tahun berada di Indonesia. 

Mengenal keramahan masyarakat Indonesia, kekayaan budayanya, ragam makanan dan tempat-tempat wisata yang menarik, menjadi bagian hidupnya yang membekas. Aasma adalah salah satu dari 28 mahasiswa Pakistan penerima beasiswa KNB dan saat ini bekerja sebagai manajer layanan kesehatan di salah satu rumah sakit di Pakistan.

Direktur Office of Research, Innovation, and Commercialization (ORIC) Dr. Arshad Hussain Hashmi dan pimpinan kampus VU menyambut baik dan menghargai kedatangan Dubes RI di kampus VU. Mengiringi tur kampus, Dr. Arshad memperkenalkan sistem pendidikan jarak jauh VU dengan 75 ribu mahasiswa yang tersebar di pelosok Pakistan dan di beberapa negara.

Menjelajahi ruangan yang dipenuhi perangkat teknologi informasi dan komunikasi, kampus VU memanfaatkan semua platform komunikasi dalam proses belajar-mengajar. Selain bahan ajar untuk mahasiwanya, VU juga menawarkan program belajar kepada mahasiswa dari kampus lain. Tidak kurang dari 58 institusi dalam dan luar negeri bekerjasama dengan VU dalam model pengajaran jarak jauh ini.

Dubes Iwan tertarik untuk menghubungkan VU dengan Universitas Terbuka (UT) di Indonesia guna kerjasama praktik terbaik dan pembelajaran. Dikatakan, bahwa UT juga sudah memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses belajar-mengajarnya. Sementara itu, pihak VU tertarik untuk bekerjasama dengan KBRI Islamabad dallam menyiapkan dan mengembangkan paket bahan ajar Bahasa Indonesia untuk mahasiswa Pakistan. (*)

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X