Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Dialog Perlindungan Preventif WNI dan Sosialisasi Kekonsuleran dengan WNI di Faisalabad

Kabar KBRI
14 Feb 2020
Dialog Perlindungan Preventif WNI dan Sosialisasi Kekonsuleran dengan WNI di Faisalabad

hariansuara.com, Islamabad - Pada Kamis, 13 Februari 2020 di Serena Hotel Faisalabad, KBRI ISLAMABAD mengadakan dialog dengan para WNI yang tinggal di Faisalabad dan sekitarnya.

Membuka dialog, Duta Besar RI untuk Pakistan menyampaikan rasa syukur dan kegembiraanya dapat berkumpul dengan Warga Negara Indonesia yang umunya adalah para wanita yang menikah dengan pria WN Pakistan. Mereka didampingi para suami dan anak-anaknya.

Duta Besar RI menghimbau para WNI dan keluarganya untuk menjaga kesehatan dan pola hidup sehat di tengah merebaknya Virus Corona yang sedang mewabah di Tiongkok, mengingat Pakistan berbatasan langsung dengan Tiongkok. 

Dalam kesempatan tersebut Dubes RI sekaligus memperkenalkan PF Protkons yang baru, Sdr. Ahmad Firman Sejati yang menggantikan Sdri Adelin Indah Marisa. 

PF Protkons mengisi dialog dengan memaparkan beberapa hal penting terkait informasi terkini tentang kekonsuleran, yaitu:

1. Tata cara pengajuan memilih kewarganegaraan bagi WNI anak hasil kawin campur.

2. Kesadaran tentang pentingnya memiliki dokumen izin tinggal yang sah di Pakistan.

3. Tata cara pengajuan permohonan persetujuan visa (telex visa) bagi suami dari WNI yang akan tinggal menetap di Indonesia. 

Dialog telah mendorong para WNI menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai kekonsuleran dan keimigrasian. Tidak luput pula curhat soal-soal ringan, suka duka hidup di perantuan dengan kultur yang berbeda dari Indonesia.

Dalam kesempatan itu KBRI juga memberikan pelayanan langsung pembaharuan paspor kepada 3 WNI yang masa berlaku paspornya akan habis, dengan menggunakan SIMKIM Mobile yang sudah dimiliki oleh KBRI Islamabad. Ini merupakan bentuk pelayanan KBRI Islamabad di kantong-kantong WNI di mana mereka tinggal. Hal ini memudahkan WNI dalam pengurusan dokumen dan mereka tidak perlu datang ke Islamabad.

Selain karena berjarak cukup jauh juga karena adanya perbedaan budaya yang tidak mengizinkan wanita Indonesia di Pakistan untuk keluar rumah tanpa didampingi muhrimnya atau pendamping dari keluarga dekat. Oleh karena itu, Program dialog dan pelayanan jemput bola di kantong-kantong WNI diwilayah kerja KBRI Islamabad akan terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada WNI. 

Para WNI dan keluarganya menyampaikan kegembirannya dalam acara tersebut. Selain utk melepas kangen dengan suasana Indonesia, juga mempererat rasa kekeluargaan dengan sesama WNI dan KBRI. Acara seperti ini juga menjadi ajang saling tukar makanan dan cinderamata Indonesia antarpara WNI yang kebetulan berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Perlindungan preventif kepada WNI melalui pelayanan jemput bola dan penyuluhan terkait kekonsuleran dan keimigrasian dirasakan sangat efektif oleh para WNI, karena merupakan upaya pencegahan pelanggaran keimigrasian dan kekonsuleran di Indonesia dan di Pakistan. Sedangkan dalam segi kekeluargaan, para suami dan anak-anaknya pun senang bahwa istri dan ibu mereka mendapatkan perhatian dan pengayoman dari negaranya. (*)

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X