Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Jaga Kesinambungan Kerja Sama Ekonomi, KBRI Islamabad Berkolaborasi dengan Lembaga Think-Tank Pakistan

Kabar KBRI
17 Jun 2020
Jaga Kesinambungan Kerja Sama Ekonomi, KBRI Islamabad Berkolaborasi dengan Lembaga Think-Tank Pakistan

hariansuara.com, Islamabad - Berbagai upaya terus menerus meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan dengan Pakistan meskipun dalam situasi pandemi Covid-19, tetap dilakukan KBRI Islamabad.  Pada 16/6/2020, KBRI Islamabad menggagas pertemuan virtual dengan lembaga riset ekonomi ternama Pakistan Business Council (PBC) yang berkantor pusat di Karachi. Pertemuan virtual juga dihadiri Konjen RI Karachi, Totok Prianamto.   

PBC merupakan lembaga riset yang berpengaruh di Pakistan, dan kerap memberikan masukan kepada Pemerintah Pakistan bagi proses perjanjian bilateral seperti Preferential Trade Agreement (PTA) maupun Free Trade Agreement (FTA) antara Pakistan dengan beberapa negara. 

Dubes RI Islamabad, Iwan Suyudhie Amri menekankan pentingnya memupuk hubungan perdagangan bilateral yang berkesinambungan. “Indonesia dan Pakistan harus memberikan perhatian bagi hubungan perdagangan yang berkesinambungan,” ujar Dubes Iwan Amri.  

Dengan terus menjalin komunikasi intensif dengan berbagai kalangan di Pakistan termasuk lembaga think-tank, akan semakin memberikan keyakinan bagi Indonesia dan Pakistan berada dalam satu komitmen untuk meningkatkan hubungan bisnis, ekonomi, dan persahabatan. 

“Kami ingin mendorong perdagangan bilateral yang berkesinambungan, seimbang, dan saling menguntungkan secara proporsional sesuai kapasitas supply and demand masing-masing,” sambung Dubes Iwan Amri

Hal serupa diharapkan oleh CEO PBC, Mr. Ehsan Ali Malik, yang juga menyampaikan apresiasi kepada KBRI Islamabad dan KJRI Karachi yang secara terus menerus mendorong eskplorasi potensi kerja sama di berbagai bidang dengan Pakistan. 

Geliat aktivitas ekonomi di Pakistan lebih tampak dinamis, terlebih dengan realisasi mega proyek China Pakistan Economic Corridor (CPEC). “Seiring dengan pelaksanaan mega proyek CPEC di Pakistan, peluang peningkatan kerja sama ekonomi dan investasi semakin terbuka lebar bagi Indonesia,” ucap Ehsan Ali Malik. 

Hubungan perdagangan Indonesia dengan Pakistan juga semakin menunjukkan tren yang positif. Total nilai perdagangan Indonesia-Pakistan pada 2019 sebesar USD 2,3 miliar dengan surpus Indonesia sebesar USD 1,6 miliar. “Kami mengharapkan PBC dapat menjadi bagian dari realisasi penelitian yang telah dikembangkan KBRI untuk menjadikan Pakistan sebagai hub bisnis kelapa sawit Indonesia ke Asia Tengah dan Timur Tengah,” imbuh Dubes Iwan Amri.

Implementasi Preferential Trade Agreement (PTA) Indonesia-Pakistan pada 2013 telah membuka jalan untuk memasukkan produk unggulan Indonesia ke pasar Pakistan seperti minyak sawit dan turunannya, bahan viscos rayon, batu bara, poliester, kertas, karet, suku cadang kendaraan bermotor, aksesoris traktor, cengkeh, sapu, sikat, vini klorida dan lain-lain.

Dengan telah terbangunnya kerja sama perdagangan yang harmonis dan berkesinambungan dalam kerangka PTA, saat ini kedua negara tengah menuju peningkatan kesepakatan perdagangan yang lebih luas melalui kerangka kerja sama Free Trade Agreement (FTA) dalam kerangka Trade in Goods Agreement (TIGA). 

Dalam kesempatan diskusi, PBC menanyakan tips Pemerintah Indonesia dalam menciptakan iklim investasi yang menurut pengamatannya sukses dalam menggaet investor asing. “Kami ingin mengambil pelajaran dari keberhasilan Indonesia dalam mendorong relokasi perusahaan-perusahaan besar seperti AS dan Jepang ke Indonesia,” imbuh Ehsan Malik.     

Hal lain yang menjadi pembahasan adalah pada peningkatan kerja sama Indonesia-Pakistan pada sektor pariwisata, people to people contact, penghapusan hambatan non tariff bagi perdagangan bilateral. 

Pertemuan virtual selama dua jam berlangsung lancar dan konstruktif. “Baik KBRI Islamabad maupun PBC sepakat untuk terus berbagi informasi mengenai peluang ekonomi dan potensi kerja sama bisnis yang dapat dilakukan oleh Indonesia dan Pakistan,” tutup Dubes Iwan Amri. (*) DTB/mel

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X