Login

Username / Email :
Password :
Forgot Password Sign Up
Belum memiliki akun? Daftar Sekarang!
Close [x]
Internasional

Lulus Studi di Rusia, 29 Mahasiswa Asal Kaltim Pulang ke Tanah Air 

Kabar KBRI
27 Jul 2020
Lulus Studi di Rusia, 29 Mahasiswa Asal Kaltim Pulang ke Tanah Air 

hariansuara.com, Moskow - Sebanyak 29 mahasiswa Indonesia penerima beasiswa dari Pemprov Kalimantan Timur bekerja sama dengan PT. Kereta Api Borneo kembali ke Indonesia pada Sabtu, 25 Juli 2020. Mereka telah merampungkan masa studi mereka dalam program spesialisasi di Rusia untuk mendalami bidang perkeretaapian, demikian jelas KBRI Rusia kepada hariansuara.

Kepulangan rombongan mahasiswa ini saat pandemi Covid-19 belum berakhir. Namun pada beberapa waktu terakhir, situasi di Rusia, khususnya Moskow, sudah membaik. Rombongan menggunakan penerbangan komersil. KBRI Moskow membantu proses kepulangan mereka, di mana dua staf KBRI Moskow turut memfasilitasi dan mengantar keberangkatan mereka sampai di bandara internasional Domodedovo, Moskow. Para mahasiswa tetap mengindahkan protokol kesehatan dan penerbangan. Sebelum berangkat, mreka mengikuti tes swab Covid-19 dan hasilnya negatif. 

Studi di Rusia selama 6 tahun memberikan kesan tersendiri bagi para mahasiswa Indonesia ini. Suka dan duka dirasakan mereka, termasuk jauh dari orang tua dan keluarga. Namun, kehadiran KBRI Moskow sangat berarti, seperti dirasakan oleh Yulan Cahya dan Rantina Purba yang kuliah di Russian University of Transport di Moskow, serta Riaelsa Septri Masuroh dan Hendra Reimon Pangemanan yang kuliah di St. Petersburg State Transport University. Mereka menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian KBRI Moskow terhadap para mahasiswa, khususnya di saat pandemi berlangsung. 

Menurut Hendra, KBRI Moskow selalu mengingatkan para mahasiswa untuk menjaga kesehatan dan menjaga diri, serta selalu memberi informasi dan menanyakan kabar mahasiswa. Ditambahkannya, KBRI Moskow juga memberikan bantuan vitamin dan masker. 

“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada KBRI Moskow yang telah banyak membantu kami. Semoga masyarakat Indonesia di Rusia selalu sehat, saling membantu, dan saling menolong, karena kita keluarga,” kata Hendra, spesialis di bidang Railway Rolling Stock.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kelulusan para mahasiswa Indonesia di Rusia. Menurut Dubes Wahid, 6 tahun merupakan waktu yang tidak sebentar yang ditempuh para mahasiswa Indonesia asal Kaltim ini. Studi di Rusia juga tidak mudah. Mahasiswa dihadapkan pada berbagai tantangan, tidak hanya mata kuliah itu sendiri, tetapi aspek lainnya, seperti iklim, lingkungan, bahasa, dan budaya. 

“Mereka adalah para mahasiswa yang luar biasa, berhasil lulus dan dapat mengatasi berbagai tantangan selama studi, termasuk dampak pandemi Covid-19 di tahun terakhir studi mereka,” kata Dubes Wahid.

Dubes Wahid berharap perjalanan pulang para mahasiswa lancar. Sekembalinya di Indonesia, mereka dapat turut membangun bangsa dan negara Indonesia, termasuk Kaltim, dengan ilmu pengetahuan dan keahlian yang mereka miliki. Selain itu, Dubes Wahid juga berharap mereka dapat terus berperan untuk lebih mengembangkan hubungan bangsa Indonesia dengan Rusia.

Pada 2020 di Rusia tercatat ada 645 mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia dari Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Maluku, hingga Papua. Mereka studi di 41 kota di Rusia, dari Kaliningrad di wilayah paling barat, hingga Vladivostok di wilayah paling Timur. 

Sebanyak 102 mahasiswa lulus pada 2020 ini, termasuk 41 mahasiswa asal Kaltim yang mendalami perkeretaapian. Kepulangan mahasiswa Indonesia dilakukan secara bergelombang, karena mereka harus mengurus kelengkapan dokumen studi, khususnya melegalisasi ijazah.  

Pandemi Covid-19 berdampak pada para mahasiswa. Saat diberlakukannya isolasi mandiri dan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Rusia dari akhir Maret hingga pertengahan Juni 2020. Mereka tidak dapat ke luar asrama secara bebas. Para mahasiswa kuliah secara virtual atau jarak jauh. Ujian semester, termasuk ujian kelulusan dan wisuda juga dilakukan secara virtual. (*) KBRI Federasi Rusia dan Belarus/ain, Foto: Dok KBRI Rusia 

 

TANGGAPAN ANDA MENGENAI BERITA INI

Senang

0

Tidak Peduli

0

Marah

0

Sedih

0

Takjub

0

Lakukan login terlebih dahulu untuk menambah komentar dan voting

KOMENTAR TERBARU

X
X